7 Cara Cerdas Memberi Obat pada Anak

28 June 2019

Memberi obat pada anak adalah hal yang sulit bagi sebagian orang tua. Anak sering kali menolak, menangis, meronta, hingga memuntahkan obat tersebut. Padahal anak sedang dalam keadaan sakit demam atau batuk, sehingga membutuhkan obat agar ia sembuh.

Jika cara-cara lama seperti melakukan teknik “pesawat terbang” atau memasukkan obat ke dalam pisang sudah tidak ampuh, maka Anda harus mencari cara kreatif lainnya. Hindari mencekok anak dengan obat karena ini bisa membuat anak trauma.

Buat obat jadi hal yang menyenangkan

Memberi Obat pada Anak

pixabay.com

Agar anak positif memandang obat, maka Anda harus bersikap positif. Anda bisa bilang “waktunya minum obat” dengan ceria, seolah-olah itu hal yang menyenangkan. Anak-anak dapat merasakan intonasi negatif dan gerak tubuh Anda.

Lakukan cara memberi obat pada anak sambil bermain. Misalnya, baringkan anak di atas kasur atau karpet, tutup kedua matanya sambil bermain cilukba, kemudian tutup lagi matanya sambil memasukkan obat ke dalam mulutnya. Anak akan menelan obat sebelum ia menyadarinya.

Lewati kuncup pengecap atau taste bud

Anak akan cenderung memuntahkan obat yang pahit. Untuk menghindari hal ini dengan menggunakan pipet atau suntikan. Untuk anak-anak yang lebih besar, masukkan pipet atau suntikan ke mulut bagian belakang lalu keluarkan obat secara perlahan. Obat itu akan melewati pengecapnya sehingga ia tidak merasakan pahit.

Sedangkan untuk bayi dan anak-anak yang lebih kecil usianya, teteskan obat di bagian bawah pipi daripada di pangkal lidah agar tidak tersedak. Biarkan bayi Anda menelannya terlebih dahulu sebelum diteteskan lagi.

Membiarkan anak memilih cara memakannya

Memberi Obat pada Anak

pixabay.com

Memberi obat pada anak bisa dilakukan dengan cara memberikan pilihan cara makan yang ia mau. Misalnya, Anda bisa bertanya apakah mereka mau makan obat melalui pipet, cup, atau sendok. Anda juga bisa bertanya kapan mereka mau makan obat atau memilih rasa obatnya.

Memiliki pilihan akan memberikan anak-anak rasa berdaya. Mereka akan merasa bahwa yang ia makan adalah keputusannya sendiri.

Membuat lidah mati rasa

Anda bisa memberikan anak-anak yang lebih besar sebuah es batu atau es lolipop agar mereka hisap sebelum makan obat. Es dapat membantu lidah mati rasa sehingga obat bisa masuk lebih lancar.

Hangatkan obat terlebih dahulu

Memberi Obat pada Anak

pixabay.com

Obat tetes mata sulit diberikan pada anak, terutama jika mereka tidak berhenti menggeliat. Jika Anda harus memberikan obat tetes mata, cara memberi obat pada anak adalah dengan menghangatkannya terlebih dahulu. Genggam obat tersebut selama 2 atau 3 menit dan hangatkan dengan suhu tubuh agar lebih terasa nyaman di mata.

Baringkan anak dan teteskan obat di bagian sudut dalam. Meskipun matanya tertutup, obat mata itu akan masuk ketika ia membuka mata. Anda mungkin memerlukan bantuan orang dewasanya untuk menahan di anak di bawah.

Gunakan cara yang menyenangkan dan kreatif

Sebelum memberi obat pada anak, biarkan ia berpura-pura memberikan obat kepada bonekanya sebelum ia memakan obatnya. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan gelas dari mainan satu set perangkat tehnya, sendok mainan, atau gelas kesukaan mereka. Cara-cara yang menyenangkan dan kreatif ini bisa membuat ia lebih nyaman meminum obat.

Jujur pada anak

Memberi Obat pada Anak

pixabay.com

Sebaiknya Anda jujur pada anak bahwa rasa obatnya akan enak atau tidak enak. Ketika anak Anda sudah memahami dengan penjelasan, biasanya di usia 3 tahun ke atas, Anda bisa bilang bahwa obat akan membuat mereka merasa lebih baik.

Hindari untuk membohongi anak untuk menyebut obat sebagai permen. Anda pasti tidak ingin ia mencari-cari obat tersebut dan mengalami risiko over dosis.

Lalu bagaimana jika Anda memberi obat pada anak lalu ia memuntahkan obat tersebut? Hubungi dokter sebelum memberi ulang dosis yang sama. Beberapa obat dapat diulang tanpa masalah, namun beberapa obat lainnya dapat berbahaya bagi anak jika diberikan lebih. Pastikan Anda memberi obat dengan tepat.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a reply
Mengenal 8 Tipe Kecerdasan, Si Kecil Tergolong yang Mana Ya?Pertimbangkan 6 Hal Ini Saat Memilih Daycare

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Free Call

We are pleased to answer all your questions
+62 888 1 800 900
Live Chat via Whatsapp!