Bunda, Ajarkan Anak Arti Kegagalan

23 January 2018

Ajarkan anak arti kegagalan, memang penting? Seberapa penting sih? Sebelum membahasnya, pernahkah Anda mendengar atau membaca kisah hidup para tokoh besar dunia? Atau, pernahkah Anda mendengar kisah hidup Oprah Winfrey? Ya, sebelum mereka mencapai kesuksesan dan dikenal banyak orang, mereka harus mengalami beberapa kali kegagalan terlebih dahulu. Mungkin kegagalan merupakan satu kata yang menakutkan dan cenderung dihindari oleh banyak orang. Namun, sebenarnya, kegagalan adalah hal yang sangat wajar terjadi dalam kehidupan manusia. Hal ini pun tanpa sadar juga akan dialami oleh anak.

Bentuk kegagalan yang dialami anak pun bermacam-macam. Seperti, ketika anak tidak berhasil mendapatkan nilai 100 di sekolah atau ketika ia gagal mengalahkan sang juara kelas di sekolahnya. Walaupun terlihat sepele dan biasa saja, hal tersebut tidak bisa Anda diamkan. Jika anak Anda termasuk anak yang berlapang dada, mungkin dia akan dengan berbesar hati menerima kekalahannya. Namun, jika ia termasuk anak yang ambisius, ia tentunya tidak akan menerima kekalahannya dan bisa saja ia memendamnya hingga akhirnya membuat anak menjadi frustrasi dan stres.

Sebagai orang tua, tentunya Anda tidak ingin jika anak Anda mengalami kegagalan ‘kan? Anda juga pastinya tidak ingin jika anak menjadi stres karena kecewa akan kegagalannya? Jadi, apakah penting ajarkan anak arti kegagalan? Ya, penting sekali, Bunda! Ajarkan anak untuk bisa berdamai dengan kegagalan. Selain itu, berikan pemahaman kepada anak bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya dan selalu ada nilai yang bisa mereka ambil dari kegagalan yang dialami. Lalu, bagaimana caranya mengajarkan anak arti kegagalan? Berikut beberapa cara yang bisa Bunda lakukan untuk ajarkan anak arti kegagalan.

Biarkan Anak Mengalami Kegagalan

Ajarkan Anak Arti Kegagalan

qz.com

Cara untuk ajarkan anak arti kegagalan adalah dengan membiarkan anak mengalami kegagalan tersebut. Tentunya tidak ada orang tua yang ingin anaknya mengalami kegagalan. Namun, dengan anak mengalami sendiri kegagalan, ia akan tahu bahwa tidak selamanya ia akan selalu berhasil. Selain itu, ia pun akan tahu bagaimana harus bersikap saat ia mengalami kegagalan.

Berikan Pengertian Bahwa Kegagalan adalah Awal Kesuksesan

Ajarkan Anak Arti Kegagalan

oneawesomemomma.com

Seperti roda yang berputar, pastinya tidak selamanya ia akan selalu berada di posisi teratas. Ada saatnya ia akan berada di bawah. Saat anak mengalami kegagalan, dia pasti akan merasa menjadi satu-satunya orang yang tidak dapat melakukan sesuatu hal dengan baik. Nah, sebagai orang tua, ajarkan anak arti kegagalan dengan memberikan pemahaman bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Banyak orang sukses yang harus mengalami kegagalan terlebih dahulu. Anda bisa memberikan contoh nyata orang sukses yang dahulunya harus beberapa kali mengalami kegagalan. Tentunya hal ini akan kembali membangkitkan semangatnya dan tidak terus menerus meratapi kegagalannya.

Teruslah Dukung Anak Anda

Ajarkan Anak Arti Kegagalan

expertbeacon.com

Saat anak sedang mengalami kegagalan, sebaiknya Anda terus mendukungnya. Ajari anak untuk bisa mengambil sisi positif dari kegagalan yang mereka alami. Anak-anak yang sedang mengalami kegagalan, pastinya butuh untuk dikuatkan dan diberi semangat. Untuk itulah, dukungan Anda dibutuhkan agar ia tahu bahwa ia tidak sendirian. Hal ini akan membuat anak semangat lagi dan mau terus belajar agar tidak gagal lagi.

Nah, itulah beberapa hal yang Bunda bisa lakukan untuk ajarkan anak arti kegagalan. Yang terpenting adalah Anda harus selalu memberikannya dukungan saat anak merasa gagal agar ia bisa terus semangat menjalani hidup.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a reply
Tips Mengahadapi Anak yang Susah MakanBunda, Jangan Salah Memilih Sepatu untuk Anak

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Free Call

We are pleased to answer all your questions
+62 888 1 800 900
Live Chat via Whatsapp!