Bikin Si Kecil Lepas dari Empeng? Coba Cara Ini Deh!

14 January 2019

Menurut para peneliti di laman kesehatan WebMD, empeng ternyata dapat mencegah sindrom kematian bayi mendadak (atau biasa disebut SIDS). Artinya, Anda bisa memberikan empeng sampai si kecil berusia enam bulan, ketika risiko SIDS sudah berkurang. Namun pada kebanyakan kasus, membuat anak lepas dari empeng bukan persoalan mudah. Hal ini sering kali membuat orang tua pusing, khususnya jika kebiasaan itu berlanjut hingga ke usia prasekolah. Nah, berikut ini adalah beberapa tips untuk membuat si kecil mau lepas dari empeng.

Tawarkan hal lain sebagai gantinya

Karena empeng membuat si kecil merasa nyaman, Anda perlu menawarkan hal lain yang dapat menarik perhatiannya. Misalnya, Anda bisa mengajaknya bermain ayunan atau memberinya pijatan lembut. Semua itu perlu Anda lakukan untuk meringankan rasa tidak nyaman yang akan dialami si kecil saat lepas dari empeng. Untuk balita atau yang berusia lebih tua, boneka binatang bisa memberikan kenyamanan yang diinginkan si kecil.

Mulai mengurangi durasi ngempeng

Cobalah untuk menyapih si kecil dari empengnya secara perlahan. Mulailah dengan memberikan itu hanya pada saat tidur siang atau malam. Kemudian setelah beberapa minggu, berhentilah menawarkan empeng ketika ia mau tidur. Jika si kecil tampak rewel, Anda bisa memberinya mainan seperti boneka, atau menghiburnya dengan menggoyang-goyangkannya. Setelah anak Anda sudah terbiasa tidur tanpa empeng, saatnya menyingkirkan benda itu sepenuhnya dari si kecil.

Mencelupkannya pada sesuatu

Agar si kecil lepas dari empeng, Anda bisa mencelupkan benda itu ke dalam cairan tertentu. Misalnya, celupkan empeng ke dalam jus lemon atau cuka sari apel. Rasa itu bisa membuat si kecil tidak doyan untuk menyedot empengnya lagi. Atau Anda juga bisa mencelupkan empengnya ke dalam ramuan yang memiliki rasa pahit. Cara ini biasanya efektif untuk membuat anak-anak berhenti mengisap empengnya.

Menceritakan sesuatu yang menakutkan padanya

Tidak apa-apa sesekali berbohong demi kebaikan. Anda bisa menceritakan sebuah kisah menakutkan tentang peri empeng. Katakan kepadanya bahwa ada seorang peri jahat yang suka menculik anak-anak yang mengisap empeng. Apabila ia terus melakukan itu, peri tersebut akan datang kepadanya saat malam. Jika si kecil termakan cerita ini, tentu ia akan menyerahkan empengnya pada Anda.

Merusak empengnya

Kebanyakan orang tua suka memotong ujung empeng untuk membuatnya tidak enak saat diisap. Namun begitu bagian empeng yang lain rusak, itu bisa berbahaya bagi si kecil karena berisiko membuatnya tersedak. Jika Anda memilih untuk menggunakan metode ini, cukup tunjukkan kepada si kecil bahwa empengnya rusak dan harus segera dibuang.

Membeli mainan baru dengannya

Belilah beberapa mainan baru untuk menggantikan empengnya. Anda bisa membawa si kecil berbelanja dan mengizinkannya untuk mengambil sesuatu yang ia sukai. Tetapi sebelum itu, katakan kepadanya bahwa mainan tersebut akan ditukar dengan empengnya. Jadi buat dahulu kontrak dengan si kecil, sebelum Anda membayar mainan barunya.

Menyembunyikan empeng itu dari pandangannya

Cara terakhir adalah berusaha menyembunyikan itu dari pandangannya. Anak-anak akan mulai melupakan empengnya, jika benda itu tidak tersedia di sekitar mereka. Meski begitu, Anda juga tidak boleh goyah ketika anak mulai menunjukkan sikap rewel karena kehilangan empengnya.

Itulah beberapa cara untuk menyapih si kecil dari empengnya. Para ahli menyebut jika sebelum usia dua tahun, sebaiknya bayi sudah disapih dari empengnya. Alasannya karena setelah usia dua tahun, anak-anak rentan mengalami masalah gigi miring. Tentunya, penggunaan empeng bisa memperburuk kondisi tersebut.

Leave a reply
Waspadai Tanda-tanda Keterlambatan Perkembangan pada Balita!Anak Masuk TK? Ini Cara Agar Dia Cepat Beradaptasi

Leave Your Reply

Your email address will not be published.

Free Call

We are pleased to answer all your questions

+62 888 1 800 900
Live Chat via Whatsapp!