Takut Anak Konsumsi Zat-Zat Berbahaya dalam Permen? Yuk, Praktikkan 3 Resep Permen Sederhana Ini

4 September 2019

Anak-anak cenderung menyukai penganan manis, terlebih yang memiliki tampilan menarik. Mereka bisa menemukan produk semacam itu dengan mudah di pasaran, bahkan harganya relatif murah. Khawatir si kecil mengonsumsi zat-zat berbahaya, orang tua pun kerap membatasi mereka untuk membeli salah satu jajanan tersebut.

Sebagai gantinya, Anda bisa membuat penganan manis sendiri. Jelas aman dan terjamin kebersihannya. Yuk, simak resep permen sederhana berikut ini.

Permen Pepaya

Resep Permen Sederhana

pixabay.com

Anda bisa menggunakan bahan-bahan murah serta mudah ditemukan, misalnya pepaya. Tidak hanya manis, buah yang satu ini juga memiliki sedikit rasa asam. Kombinasi rasa tersebut menjadikannya cocok diolah sebagai camilan. Nah, apa saja yang perlu dipersiapkan?

Siapkan 1 buah pepaya mengkal; 350 gram gula pasir; 1 sendok teh sitrun; 2 tetes perwarna makanan merah, hijau, serta kuning (untuk rasa bisa disesuaikan dengan selera, misalkan pandan, kokopandan, dan nanas).

Tahapan yang harus Anda lakukan dalam membuat resep permen sederhana ini, antara lain:

  • Parut papaya, lalu peras dengan kain bersih untuk mengurangi kandungan air.
  • Masak papaya bersama gula pasir, tambahkan sitrun. Aduk terus sampai tekstur menyerupai selai.
  • Setelah warna berubah kecokelatan, pisahkan menjadi tiga bagian, kemudian tambahkan pewarna makanan.
  • Saat masih panas, bulatkan adonan dan bulirkan pada gula pasir. Berikutnya, jemur permen sampai mengeras. Terakhir, simpan di stoples

Permen Meringue

Resep Permen Sederhana

pixabay.com

Bisa dibilang, resep permen sederhana yang satu ini menjadi salah satu solusi putih telur yang tidak terpakai setelah Anda membuat kue. Alih-alih dibuang, manfaatkan kembali untuk menciptakan penganan manis bernama meringue.

Bahan-bahan yang Anda butuhkan dalam membuat meringue adalah 200 gram putih telur (6 butir), 1 buah jeruk nipis, 300 gram gula bubuk, dan 2 tetes perisa vanila.

Adapun langkah-langkah membuatnya yakni sebagai berikut:

  • Panaskan oven dengan suhu 150ºC. Kemudian masukkan gula bubuk selama kurang lebih tujuh menit agar memudahkan proses pelarutan ketika dicampur dengan adonan. Olesi spatula pengaduk dan mangkok dengan perasan jeruk nipis.
  • Kocok putih telur sampai berbuih, kemudian perlahan-lahan masukkan gula bubuk dan perisa vanila. Jika tekstur sudah kaku, maka siap dicetak.
  • Berikutnya, masukkan adonan ke plastik dan gunting ujungnya untuk membentuk permen. Sementara itu, pewarnaan dapat disesuaikan sesuai selera.
  • Terakhir, masukkan adonan ke dalam oven bersuhu 100ºC selama 60 sampai 80 menit.

Sebagai tips, jika Anda ingin membuat porsi lebih, selesaikan memasak satu adonan terlebih dahulu. Pasalnya, adonan lama kelamaan akan mengeras apabila tidak kunjung dimasak.

Permen Kaca

Resep Permen Sederhana

pixabay.com

Resep permen sederhana yang satu ini memiliki sensasi menghangatkan lantaran menggunakan jahe. Sementara itu, tampilan kaca didapatkan dari 1/3 gelas kacang hijau, air secukupnya, 1/4 gula jawa, 1/2 sendok teh vanila bubuk, 2 bungkus agar-agar hijau, 1/2 sendok makan tepung maizena, dan 1/2 sendok teh garam.

Cara membuatnya, antara lain:

  • Rebus kacang hijau selama 5 menit, lalu ganti airnya dan rebus kembali selama 30 menit. Tambahkan gula, garam, jahe, vanili, dan tepung maizena.
  • Setelah tercampur merata, saring kacang hijau. Rebusan tadi ditambahkan agar-agar hijau.
  • Tuang ke loyang, tunggu dingin, jemur sampai kering, dan terakhir potong-potong.

Selain tiga contoh di atas, ada banyak sekali resep permen sederhana yang bisa Anda temukan di internet. Anda tinggal memilih mana yang ingin dibuat terlebih dahulu. Penganan manis favorit bisa mereka nikmati, tambahan nutrisi harian pun terpenuhi. Kabar baiknya, olahan makanan tersebut juga menjadi salah satu cara dalam mengatasi permasalahan picky eater. Selamat mencoba!

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a reply
Jus Buah VS Buah Segar untuk Si Kecil, Mana yang Lebih Baik?7 Trik Jitu agar Anak Berani ke Dokter Gigi

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Free Call

We are pleased to answer all your questions

+62 888 1 800 900
Live Chat via Whatsapp!