Peran Ayah bagi Perkembangan Mental Anak Perempuan

22 May 2017

Peran ayah sama pentingnya dengan peran ibu, tetapi dari sisi yang berbeda. Selama ini, mungkin banyak ayah yang mengira bahwa peran mereka hanya sebagai pencari nafkah untuk menghidupi keluarga mereka. Namun lebih dari itu, peran ayah juga penting bagi perkembangan mental anak, baik anak laki-laki maupun anak perempuan.

Peran ayah bagi perkembangan mental anak perempuan memiliki kekhususan tersendiri. Banyak kejadian, anak perempuan menjadi liar di luar rumah karena kekurangan kasih sayang dari ayahnya sehingga mencari sumber kasih sayang dari lawan jenis yang lain. Ini tentu saja sangat berbahaya karena dapat menjerumuskan anak perempuan dalam kondisi yang sangat fatal.

Untuk itu, para ayah perlu mengetahui apa saja peran mereka terhadap perkembangan mental anak perempuan mereka dan bagaimana menjalaninya. Peran tersebut antara lain:

 

1. Sebagai sumber cinta pertama

Source - pixabay

Source – pixabay

 

Anak perempuan merasakan cinta dari lawan jenis untuk pertama kalinya tentu dari ayahnya. Karena itu, seorang ayah harus bisa menunjukkan rasa cinta yang tulus dan besar kepada anak perempuannya sejak dini, bahkan sejak anak masih dalam kandungan ibunya. Dengan merasa dicintai oleh ayahnya, anak perempuan kelak tidak akan mencari-cari cinta yang salah dari laki-laki yang belum tentu bertanggung jawab.

 

 

2. Sebagai sumber rasa hormat

Source - pixabay

Source – pixabay

 

Peran ayah bagi anak perempuannya juga sebagai sumber rasa hormat. Jika ingin anak menghormati Anda, tentunya Anda juga harus menghargainya. Tunjukkan padanya bahwa Anda adalah laki-laki yang sangat menghargai perempuan, terutama dalam bersikap kepada istri. Ini yang akan menjadi tolok ukur anak perempuan dalam memilih pasangannya kelak.

Sikap buruk suami kepada istri akan dilihat dan dirasakan oleh anak perempuannya. Hal ini berpotensi membuat anak perempuan menjadi trauma dan beranggapan bahwa semua lelaki sama kasarnya. Tentu ini tidak baik bagi perkembangan mentalnya.

 

 

3. Sebagai teman menghabiskan waktu luang

 

Source - pixabay

Source – pixabay

Sebagai seorang ayah, jangan hanya disibukkan oleh pekerjaan saja. Jika jadwal pekerjaan Anda memang padat, ambil waktu-waktu tertentu yang bisa Anda gunakan untuk bermain bersama anak perempuan.

Bermain bersama ayah menjadi petualangan yang berbeda bagi seorang anak perempuan. Hal ini karena ayah mempunyai cara bermain yang berbeda dari ibu, mungkin dengan permainan yang lebih berani. Anak perempuan akan semakin terasah keberaniannya karena mereka yakin, ayah mereka akan selalu ada dan senantiasa melindungi.

 

 

4. Sebagai sumber nasihat atas nilai-nilai kehidupan

Source - pixabay

Source – pixabay

 

Anak perempuan akan beranjak remaja dan dewasa, bertemu dengan banyak lawan jenis dalam kehidupannya. Saat anak perempuan mulai memasuki masa puber, seorang ayah tidak boleh sungkan untuk bertanya kepada anak tentang perasaannya terhadap lawan jenis dan bagaimana dia menyikapinya. Nasihati dia tentang bagaimana harus bersikap dan bertingkah laku di hadapan lawan jenis agar tidak terjerumus pada hal-hal yang membahayakan dirinya.

Selain itu, amati siapa saja temannya, baik teman laki-laki maupun perempuan. Bukan mustahil ada teman perempuan yang suka menjerumuskan temannya. Karena itu, berusahalah untuk kenal dengan semua teman anak perempuan Anda, dan mengetahui asal usul keluarga mereka. Bukan untuk memata-matai, tetapi demi menjaga keselamatannya.

Itulah peran ayah dalam perkembangan mental anak perempuannya. Diharapkan dengan peran tersebut, anak perempuan dapat tumbuh menjadi wanita yang pandai menjaga kehormatan dirinya, mandiri, tangguh, tetapi penuh kelembutan dan kasih sayang. Selagi masih ada waktu, jangan sia-siakan kesempatan untuk menjalani peran tersebut dengan baik.

 

Leave a reply
Ayah dan Bunda Memiliki Anak Pemalu? Begini Cara MengatasinyaMemiliki Anak yang Pendiam, Ini Tips untuk Menggali Potensinya
All comments (1)
  • Emi
    4 November 2018 at 22:28

    Apa yang harus saya lakukan jika sedari kecil saya kekurangan kasih sayang seorang ayah?

    Reply

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Free Call

We are pleased to answer all your questions

+62 888 1 800 900
Recent Posts
Live Chat via Whatsapp!