Mengajarkan Konsep Keuangan Sesuai Usia Anak

11 December 2016

Tidak ada perkataan ‘terlalu dini’ untuk mengajarkan anak mengenalkan konsep keuangan. Sebagai orang tua, Anda boleh mengajarkan anak tentang uang pada usia preschool sampai remaja. Orang tua dapat membangun keterampilan fiskal penting terhadap anak, seperti menabung. Cara ini sangat penting, karena seiring bertambahnya usia, mereka harus lebih teliti dalam memutuskan bagaimana untuk menggunakan uang.

Australian Securities and Investments Commission (ASIC) telah mengenalkan beberapa konsep keuangan yang sesuai dengan tahap usia. Pemahaman dan pengalaman mengenai konsep keuangan, tentu ikut mengalami perubahan seiring dengan pertumbuhan usia anak. Seperti halnya saat masih di usia kanak-kanak, mereka mengenal uang hanya sekadar alat untuk membeli sesuatu, saat usianya semakin besar barulah mereka lebih banyak memahami tentang uang.

Mengelola keuangan merupakan keterampilan hidup yang penting dan harus dimiliki setiap orang. Oleh karena itu, sebaiknya konsep keuangan diajarkan sejak usia dini, agar kelak semakin anak bertumbuh besar, mereka dapat mengerti dan memahami cara mengelola keuangan yang benar. Selain itu anak juga tidak menjadi orang yang konsumtif atau boros,  dan tidak menjadi orang yang kikir. Jika mengajarkan konsep keuangan dengan cara yang benar, tentu anak akan tumbuh menjadi pribadi yang memahami dan menghargai uang.

Tidak ada usia ideal untuk mengajarkan anak tentang konsep keuangan. Maka dari itu, berikut ini ada beberapa panduan untuk mengenalkan konsep keuangan sesuai dengan tahap usia anak:

Preschool

Preschool

Preschool

Beritahu hal seperti berikut:

  • Ada uang yang berbahan kertas dan juga berbentuk koin.
  • Uang merupakan alat untuk membeli sesuatu.
  • Uang yang Papa dan Mama miliki adalah hasil dari bekerja.
  • Barang kebutuhan adalah barang yang dibeli karena memang diperlukan. Sedangkan barang keinginan adalah barang yang dibeli hanya karena merasa senang dengan barang itu, sehingga jika tidak dibeli juga tidak apa-apa.
  • Utamakan membeli barang sesuai kebutuhan daripada keinginan. Misalnya, membeli buku yang digunakan untuk belajar baca adalah kebutuhan, sedangkan membeli mainan di toko adalah keinginan.

Primary School

Primary School

Primary School

Beritahu hal seperti berikut:

  • Cari tahu harga dan kualitas barang dahulu sebelum membeli adalah kebiasaan yang baik.
  • Harus berhati-hati saat berbelanja online, jangan pernah membagi informasi pribadi saat ini.
  • Kesabaran adalah kunci untuk menabung.
  • Rencanakan dahulu apa yang ingin dibeli sebelum berbelanja, agar tidak menyesal di kemudian hari.

Teenage

Teenage

Teenage

Beritahu hal seperti berikut:

  • Jauh lebih baik membayar dengan uang tunai daripada menggunakan kartu debit atau kartu kredit.
  • Kartu kredit adalah salah satu cara untuk meminjam uang yang dikenakan bunga atau biaya.
  • Jika ingin menggunakan uang untuk hal-hal di luar rencana, maka menabung adalah cara yang paling baik.
  • Biasakan untuk menghitung pengeluaran pribadi. Misalnya, biaya pulsa ponsel selama sebulan. Bisa saja selama ini terjadi pemborosan yang tidak perlu.
  • Mulailah untuk membuat pembukuan sederhana mengenai pola pengeluaran sendiri dan mengupayakan untuk menabung.

Jika sudah diajarkan tentang konsep keuangan pada anak, selanjutnya ajarkan anak agar menyisihkan uang untuk bersedekah. Cara ini juga berguna untuk mengingatkan anak, bahwa uang adalah titipan Tuhan yang harus diberikan kepada orang yang lebih berhak.

Selain itu, orang tua harus sering mengarahkan anak menabung daripada menghamburkan uang untuk hal yang tidak perlu. Makna menabung bukan hanya menyimpan uang secara terus menerus, melainkan mengajarkan anak untuk menahan diri dan bersabar.

Leave a reply
Tips dan Trik Mengenalkan Huruf pada Anak Usia PlaygroupTips Melatih Kemampuan Kognitif Anak Sejak Dini

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Free Call

We are pleased to answer all your questions

+62 888 1 800 900
Recent Posts
Live Chat via Whatsapp!