Mempersiapkan Si Buah Hati Menerima Adik Baru

27 May 2019

Menerima adik baru bagi sang kakak hampir bisa dipastikan bukan hal yang sederhana, terlebih bila dia masih balita. Merupakan kewajaran bila ia merasa iri atau cemburu pada adiknya. Ada pergumulan berbagai perasaan yang pasang dan surut di dalam batinnya. Mengolah keadaan dan menumbuh kembangkan perasaan positif pada sang kakak adalah tugas Anda sebagai orang tua. Berikut ini beberapa panduan sederhana supaya sang kakak menerima adik baru dengan baik.

Jangan Mendadak Memberi Pemahaman pada Anak Anda

Menerima Adik Baru

pixabay.com

Memberikan pemahaman untuk menerima adik baru tak bisa seketika. Perlahan-lahan jelaskanlah padanya tentang si kecil yang akan datang sejak jauh hari, kira-kira sekitar 3-4 bulan sebelum kelahiran. Gunakanlah rasa ingin tahunya sekaligus naluri Anda sebagai pemandu langkah dalam pemahamannya dan jangan lupa pertimbangkan usia sang kakak. Proses ini juga penting untuk melatih daya kritis anak.

Jangan Menuntut Anak Segera Dewasa

Menerima Adik Baru

pixabay.com

Bagaimanapun juga mereka belum dewasa, biarkan mereka berproses tanpa paksaan. Dengan memiliki adik tidak serta-merta mencetak kakak menjadi figur dewasa. Jangan sampai tuntutan Anda justru membuat sang kakak trauma dan merasa tersisih.

Jangan pula terlalu fokus dan sepanjang hari mendominasi topik pembicaraan tentang bayi baru. Berikan toleransi lebih pada sang kakak ketika dia kembali manja atau mengulangi proses kemandirian tapi tetap berikan apresiasi atas pencapaian barunya.

Libatkan Sang Kakak Sehubungan dengan Adik Barunya

Menerima Adik Baru

pixabay.com

Dengan melibatkan sang kakak bertujuan untuk membangun pemahamannya tentang proses tahapan perkembangan, mengikis perasaan asing pada adiknya, dan bahwa masing-masing memiliki peran dalam keluarga sehingga terpupuk ikatan emosional kakak-beradik. Anak-anak sering kali lebih cerdas daripada yang kita sangka. Wawasan yang mereka dapat terkait si kecil akan memantik rasa ingin tahunya.

Beberapa wujud pelibatan sang kakak adalah sebagai berikut:

Sebelum Kelahiran:

  • Bila memungkinkan, ikut sertakan sang kakak ketika melakukan pemeriksaan kehamilan.
  • Ajaklah mereka ketika membeli barang-barang dalam menyambut si kecil.
  • Biarkan dia menyentuh dan meraba perut Anda yang mulai membuncit, merasakan janin yang mulai bergerak, dan tendangan-tendangannya. Dia akan paham bahwa adiknya tumbuh dan berkembang itu nyata. Pantiklah imajinasinya, contohnya, dengan pertanyaan: “Kira-kira, adik di perut sedang apa, ya?”
  • Pancinglah anak dengan pertanyaan tentang hal apa yang akan dia lakukan setelah adiknya lahir. Menceritakan kisah tentang bayi dan membahas nama yang tepat untuk adiknya juga baik dilakukan. Dengan ini Anda akan paham pemikiran, harapan, atau kekhawatiran yang dialami sang kakak sehingga Anda tahu upaya apa yang perlu dilakukan.
  • Ajaklah sekeluarga ke rumah relasi, tetangga, atau keluarga yang baru saja menyambut bayi baru. Persiapkan situasi dengan baik dengan menunjukkan hal-hal positif dan menyenangkan sehubungan kehadiran adik baru.
  • Sesudah Kelahiran:

  • Sesudah Anda menjalani proses persalinan dan waktunya pulang, ajaklah sang kakak menyambut si kecil. Inilah momen dia berkenalan dengan adiknya dan lanjutkan kontak lebih jauh. Arahkanlah agar dia mencium, menggendong (tentunya dengan bantuan dan pengawasan Anda), atau mengajak bicara adiknya.
  • Berikan dia peran dalam membantu merawat si kecil seperti menyiapkan alat mandi, mengganti popok atau menghiburnya. Apresiasilah usahanya, sekecil apapun itu.
  • Jangan memarahi atau menunjukkan rasa tidak suka bila sang kakak tampak tidak tertarik, menolak terlibat, atau interaksi dengan adiknya. Bersabarlah, bangunlah kedekatan perlahan-lahan. Intinya adalah jangan memunculkan perasaan bersaing dengan saudaranya.
  • Proses adaptasi menerima adik baru dalam keluarga tidak pernah mudah bagi anak-anak. Ini adalah sarana bagi sang kakak selangkah menuju jalan kedewasaan. Begitupun Anda sebagai orang tua. Dengan bertambahnya anak, Anda sebagai orang tua harus semakin bijaksana. Demikianlah uraian tentang bagaimana agar sang kakak menerima adik baru dengan baik. Semoga bermanfaat.

    How useful was this post?

    Click on a star to rate it!

    Average rating 0 / 5. Vote count: 0

    No votes so far! Be the first to rate this post.

    Leave a reply
    Manfaat Weekend Getaway bagi Si KecilOlahraga untuk Balita yang Menarik dan Interaktif

    Leave Your Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Free Call

    We are pleased to answer all your questions

    +62 888 1 800 900
    Live Chat via Whatsapp!