4 Cara Mengurangi Ketergantungan Anak terhadap Gadget

23 April 2019

Zaman sekarang, gadget bukanlah benda yang digunakan oleh orang dewasa saja, tapi juga anak-anak. Sayangnya, akibat kurangnya kontrol dari orang tua, penggunaannya sering kali tidak dibatasi sehingga tingkat ketergantungan anak terhadap gadget semakin tinggi.

Mengatasi ketergantungan anak terhadap gadget bukanlah perkara mudah. Anak yang sudah terbiasa memainkan benda tersebut sejak usia dini bisa memberontak apabila Anda tiba-tiba mengambilnya.
Sebagai solusi dari hal ini, ada setidaknya 4 cara yang bisa Anda coba praktikkan di rumah, yaitu:

1. Mengurangi Waktu Pemakaian Gadget Sedikit Demi Sedikit

Ketergantungan Gadget Terhadap Anak

pixabay.com

Melarang anak bermain gadget 24 jam sehari jelas bukan merupakan langkah efektif untuk mengurangi ketergantungan mereka. Cara ini justru akan membuat anak semakin rewel sekaligus tumbuh menjadi seorang pembangkang.
Metode yang paling ampuh untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan membatasi waktu bermain gadget mereka sedikit demi sedikit. Mulailah dengan mengatur anak untuk tidak bermain gadget di waktu makan, ibadah, dan belajar.
Seiring waktu, perketat jadwal penggunaan gadget anak hingga akhirnya ia tidak lagi merengek ketika gadget-nya diambil.

2. Mengajak Anak Melakukan Aktivitas Lain

Ketergantungan AnakTerhadap Gadget

pixabay.com

Salah satu penyebab mengapa anak ketagihan main gadget adalah karena kurangnya aktivitas yang bisa mereka lakukan di rumah. Seperti yang Anda tahu, anak-anak merupakan makhluk yang cepat bosan. Oleh sebab itu, ajaklah anak untuk melakukan aktivitas lain sebagai pengganti dari gadget yang mereka mainkan.

Tidak perlu mengajak anak beraktivitas bersama setiap hari apabila Anda sibuk, cukup luangkan waktu di akhir pekan untuk mengajak anak melakukan sesuatu bersama-sama. Misalnya seperti berkebun, berkemah, atau berjalan-jalan ke tempat wisata yang dekat dari rumah.

Anda juga bisa melibatkan anak untuk menekuni hobi yang Anda sukai. Contohnya, apabila Anda senang bermain bulu tangkis, ajaklah anak untuk bermain bersama di halaman atau di gedung olahraga terdekat. Hal ini jauh lebih sehat daripada mengurung diri di rumah untuk bermain gadget.

3. Mematikan Koneksi Internet

Ketergantungan Anak terhadap Gadget

pixabay.com

Internet adalah pedang bermata dua, ia bisa menjadi sumber informasi yang bermanfaat sekaligus menjadi penyebab utama mengapa anak tak jemu menatap gadget selama berjam-jam.
Untuk mengurangi ketergantungan anak terhadap gadget, cobalah untuk mematikan koneksi internet di rumah, atau membatasi penggunaan data seluler di gawai yang mereka gunakan.
Tanpa adanya internet, anak hanya bisa memainkan gim oflline yang monoton sehingga lama-kelamaan mereka akan merasa jenuh dengan sendirinya. Hal ini juga ampuh untuk mencegah anak menonton video Youtube terlalu lama.

4. Menemukan Minat Anak agar Ia Sibuk dengan Hal Lain

Ketergantungan Anak terhadap Gadget

pixabay.com

Menemukan minat anak memang tidak mudah. Akan tetapi, jika Anda berhasil memancing si kecil untuk menyibukkan diri dengan hal lain yang mereka sukai, maka Anda tidak perlu repot mencari strategi untuk mengurangi ketergantungan anak terhadap gadget.

Tiap-tiap anak pada dasarnya telah dikaruniai dengan minat dan bakat masing-masing. Membantu si kecil mengembangkan hal tersebut jelas jauh lebih baik daripada membiarkannya bermain gadget seharian.
Demikianlah 4 cara yang bisa dicoba untuk mengurangi ketergantungan anak terhadap gadget. Akhir kata, sebagai orang tua Anda jelas tidak dapat membendung kemajuan teknologi, toh nyatanya gadget juga bisa digunakan untuk mendidik sang buah hati.

Akan tetapi, membatasi penggunaan gadget memang merupakan hal yang wajib dilakukan. Sebab masih ada banyak sekali hal di luar dunia maya yang harus dipahami oleh si kecil. Selamat mencoba!

Leave a reply
4 Cara Mengapresiasi Usaha Anak di Usia Dini4 Mitos Seputar Kesehatan Anak yang Salah Kaprah

Leave Your Reply

Your email address will not be published.

Free Call

We are pleased to answer all your questions

+62 888 1 800 900
Live Chat via Whatsapp!