Kenali 5 Mitos Parenting yang Salah

14 June 2019

Sebagai orangtua baru, wajar apabila Anda mengalami kebingungan saat merawat anak. Apalagi, kalau tidak ada orang terdekat yang benar-benar paham soal cara mengurus anak. Untuk itu, ada banyak orangtua baru yang kemudian mencari informasi di Internet, atau bertanya pada mereka yang pernah mengurus anak.

Sayangnya , tidak semua informasi mengenai parenting itu benar. Nyatanya, ada banyak mitos parenting yang menyesatkan dan justru tidak berguna bagi anak. Nah, jangan sampai Anda salah merawat anak dengan berbagai macam mitos parenting yang salah, ya. Kenali beberapa mitos yang sebaiknya tidak Anda percayai:

Susu dan Gula Membuat Anak Hiperaktif

Mitos Parenting

pixabay.com

Ada banyak orangtua yang percaya bahwa mengonsumsi gula dan susu formula akan membuat anak menjadi hiperaktif dan tidak bisa fokus. Mitos parenting yang satu ini jelas salah. Pasalnya, kondisi hiperaktif tidak berhubungan dengan apa yang dikonsumsi anak.

Namun, Anda memang tidak boleh berlebihan memberikan susu formula dan gula. Bukan terkait soal masalah hiperaktif, kebanyakan gula dan susu formula akan membuat gula darah anak meningkat dan berpotensi menimbulkan obesitas pada anak.

Anak yang Terlalu Banyak Digendong Akan “Bau Tangan”

Mitos Parenting

pixabay.com

Kabarnya, lebih baik anak jangan digendong terus menerus karena akan membuatnya ketagihan “bau tangan” alias tidak mau lepas dari gendongan karena hipnotis tangan. Ini tidak tepat, karena Anda tetap bisa kok, rutin menggendong anak saat dia sedang sedih tanpa ketakutan bahwa anak akan ketagihan.

Justru, bila anak selalu didiamkan saat sedang sedih, dia akan merasa kehilangan sandaran hidup. Anak merasa bahwa dia tidak berharga bagi Anda dan ini akan membuatnya jadi rendah diri.

Lampu Kamar Harus Mati dan Suasana Hening Jelang Tidur

Mitos Parenting

pixabay.com

Kondisi lampu kamar yang mati dan suasana yang sepi dianggap sebagai suatu hal yang wajib dipenuhi saat anak akan tidur. Memang, kondisi tersebut akan membuat anak mudah rileks saat tidur. Namun bukan berarti lampu kamar harus selalu dimatikan.

Anak-anak juga semestinya dibiasakan untuk tidur dalam keadaan yang tak terlalu gelap. Ini akan membuat mereka jadi mudah beradaptasi dengan cahaya dan bisa tidur dalam keadaan apa pun. Nah, Anda bisa menggunakan lampu tidur dengan cahaya kuning yang tidak terlalu gelap, ya.

ASI Tidak Keluar, Bisa Diganti Madu

Mitos Parenting

pixabay.com

Ada beberapa ibu baru yang ASI-nya memang tidak langsung keluar. Hal ini pun sontak membuat mereka menjadi panik dan takut bahwa anak akan kelaparan. Kemudian, ada saran bahwa apabila ASI belum keluar, berikan saja setetes madu.

Ini mitos yang tak hanya salah, tetapi juga mematikan. Pasalnya, madu sangat berbahaya bagi bayi yang baru lahir. Madu bahkan dapat merusak pencernaannya. Selain stimulasi ASI, lebih baik Anda menggunakan susu formula daripada memberikan madu.

Ibu Harus Bersama Anak 24 Jam

Mitos Parenting

pixabay.com

Ini mitos yang tidak sepenuhnya benar. Anak memang membutuhkan waktu berkualitas bersama orangtuanya. Apalagi, bila anak Anda sedang mengonsumsi ASI. Namun, bukan berarti seorang ibu harus mendampingi sang anak selama dua puluh empat jam.

Anak juga butuh waktu bersama ayah, nenek, dan sebagainya. Sementara itu, sang ibu juga membutuhkan me-time untuk menjaga kondisi jiwa dan fisik agar tetap stabil. Meski begitu, anak tetap harus diawasi oleh orang yang bertanggung jawab, di mana pun dia berada.

Nah, itulah beberapa mitos parenting yang sebaiknya tidak dipercayai karena tak terbukti secara ilmiah. Yuk, jadi orangtua bijak mulai sekarang.

Leave a reply
5 Contoh Gambar Buatan Anak dan MaknanyaHindari Hukuman Fisik, Ini Hukuman yang Bisa Anda Berikan jika Anak Suka Membangkang

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Free Call

We are pleased to answer all your questions

+62 888 1 800 900
Recent Posts
Live Chat via Whatsapp!