5 Kiat Mengetahui Bakat Anak Sejak Dini

1 May 2017

Berbicara soal bakat anak memang tidak ada habisnya. Apalagi generasi masa kini memiliki bakat yang lebih variatif. Saking beragamnya, mungkin Anda kesulitan menganalisis bakat paling menonjol.

Umumnya, bakat anak diketahui ketika berumur 9 tahun. Bakat dipengaruhi banyak aspek, antara lain kognitif, kecerdasan, keterampilan, dan sikap. Jadi, bakat tidak hanya dimiliki anak yang nilai matematikanya tinggi atau ranking pertama. Anak-anak dengan intelegensi rendah pun mempunyai bakat terpendam.

Lalu, bagaimana jika Anda ingin mengetahui bakat anak sejak dini? Mari menyimak lima kiat berikut ini.

 

  • Temukan Tipe Kecerdasan yang Dimiliki Anak

Source - pixabay

Source – pixabay

 

Kunci menemukan bakat anak, salah satunya dengan mengenali tipe kecerdasan yang dimiliki. Kecerdasan bukan hanya masalah intelektual, tetapi juga tentang kemampuan khusus. Ada 7 jenis kecerdasan yang mesti Anda pahami, yaitu kecerdasan logika, linguistik, interpersonal, naturalis, musikal, kinestetik, dan spasial.

Berdasarkan 7 kecerdasan tersebut, mungkin anak menguasai salah satunya. Jika tipe kecerdasannya sudah ditemukan, Anda bisa mengetahui bakatnya dengan mudah. Sebagai contoh, anak dengan kecerdasan musikal pasti suka bermain musik dan bernyanyi. Artinya, anak ini berpotensi memiliki bakat menyanyi sambil memainkan alat musik.

 

  • Amati Hobinya dan Berikan Dukungan
source - pixabay

source – pixabay

 

Perkembangan anak-anak di bawah umur lima tahun relatif sama. Mulai dari jenis permainan, kemampuan kognitif, hingga motoriknya. Namun, di antara persamaan itu pasti ada perbedaan, yaitu kecenderungan minatnya.

Minat dan bakat merupakan dua hal yang terkait. Dari minat, Anda bisa mengetahui bakat anak. Cobalah mengamati kebiasaan sehari-harinya. Perhatikan jenis permainan yang bisa membuatnya tertarik.

Jika Anda sudah menemukan hobinya, berikan dukungan penuh. Salah satu bentuk dukungan tersebut, yaitu dengan mengikutkannya dalam kegiatan lomba. Misalnya, anak memiliki hobi melukis, berarti Anda bisa mendaftarkannya di kompetisi yang sesuai.

 

  • Mencatat Perkembangan Anak
Source - pixabay

Source – pixabay

 

Setiap hari, anak Anda pasti mengalami perkembangan. Mencatat perkembangannya adalah salah satu cara mengetahui bakat anak sejak dini. Anda bisa melakukan pencatatan seminggu atau sebulan sekali.

Supaya perubahan anak terlihat, Anda harus memberikan semacam stimulus. Ketika anak meresponnya, catatlah sikap dan ekspresinya.

Sebagai contoh, Anda meletakkan seekor burung di dekat tempat bermainnya, lalu perhatikan tindakan yang dilakukan si kecil. Jika anak mendekati burung dan meninggalkan mainannya, berarti dia berminat terhadap hal-hal yang berbau alam. Dari rangsangan tersebut, Anda bisa menilai bahwa, anak memiliki bakat menjadi ilmuwan atau dokter hewan.

 

  • Mengajaknya Berpartisipasi dalam Perlombaan
Source - pixabay

Source – pixabay

 

Beberapa anak memiliki banyak bakat. Kemampuan ini disebut multitalenta. Bakat anak seperti ini kerap sulit dideteksi yang paling menonjol.

Namun, Anda bisa mengatasinya dengan cara mengikutkannya dalam acara lomba. Hasil lomba dapat dijadikan pedoman untuk menganalisis bakatnya. Misalnya, anak punya bakat menulis dan menyanyi, berarti dia mesti berpartisipasi di kompetisi sastra maupun musik. Jika nilai paling tinggi diperoleh di lomba menulis, artinya bakat utamanya adalah menulis.

  • Berkomunikasi dengan Anak Tentang Hal yang Disukai
Source - pixabay

Source – pixabay

Komunikasi merupakan hal penting yang harus dilakukan orang tua saat ingin mengenali anak-anaknya. Jalinlah komunikasi positif sehingga anak mau berbagi dengan Anda, termasuk tentang hobi dan minatnya. Hindari mengejek atau menyudutkan si anak saat bercerita. Pasalnya, sikap negatif ini bisa membuatnya minder.

Jika ingin mengetahui minatnya, bertanyalah dengan bijak tanpa menghakiminya. Berikan kesempatan pada anak untuk menjawab pertanyaan. Namun, jangan memaksanya agar mengikuti kehendak Anda.

Bakat adalah kemampuan yang dimiliki anak sejak lahir. Biasanya, bakat itu diturunkan dari orang tua atau kerabat terdekatnya. Mulai sekarang, cobalah untuk menerapkan lima kiat di atas supaya Anda mengetahui bakat anak lebih dini.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a reply
Ini Loh Bunda, 5 Cara Mudah Mengembangkan Daya Imajinasi Anak6 Cara Melindungi Anak dari Kejahatan Dunia Maya
All comments (1)
  • […] untuk menjawab atau memberi penjelasan, karena hal tersebut dapat meningkatkan kemampuan dan bakat anak dalam menganalisis suatu masalah. Karena itu, sangat bijak jika orang […] Read More[…] untuk menjawab atau memberi penjelasan, karena hal tersebut dapat meningkatkan kemampuan dan bakat anak dalam menganalisis suatu masalah. Karena itu, sangat bijak jika orang tua bersabar dan menjawab […] Read Less

    Reply

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Free Call

We are pleased to answer all your questions

+62 888 1 800 900
Live Chat via Whatsapp!