Apa Saja Manfaat Anak Masuk Playgroup?

24 December 2016

Playgroup yang merupakan bagian dari preschool dan sering kita kenal pula dengan taman bermain, adalah sekolah nonformal untuk anak usia dini. Saat ini, banyak playgroup yang menawarkan program belajar sambil bermain, yaitu sejak anak berusia 1,5 tahun.

Peranan playgroup bagi orang tua adalah membantu orang tua dalam memberikan stimulasi yang tepat untuk anak. Ada pula orang tua yang memasukkan anaknya ke playgroup karena merasa anaknya pemalu dan kurang berminat untuk berinteraksi dengan anak lain. Kriteria playgroup yang ideal berbeda bagi setiap anak dan orang tua, karena setiap anak unik dan memiliki kebutuhan beragam. Playgroup yang sesuai untuk anak yang satu, belum tentu sesuai untuk anak yang lain.

Jika anak tergolong aktif, orang tua sebaiknya memilih sekolah yang memiliki ruangan terbuka dengan kurikulum dan program yang memungkinkan anak melakukan berbagai kegiatan. Kalau tujuan orang tua memasukkan anak ke playgroup adalah agar anak pemalu dapat bersosialisasi dengan lebih baik, orang tua bisa memilih playgroup yang jumlah anak di kelasnya lebih sedikit, atau kelas dengan pembimbing lebih dari jumlah minimal yang dibutuhkan. Pembimbing yang dapat memberikan perhatian lebih pada anak, dapat dengan intensif mengajaknya untuk berinteraksi dengan anak lain.

Karena manfaat playgroup adalah untuk menstimulasi anak, penting bagi orang tua untuk selalu mengecek apakah anaknya berkembang sesuai dengan usianya atau ada keterlambatan yang harus dikejar. Stimulasi yang diberikan untuk anak haruslah seimbang, dengan meliputi stimulasi untuk lima indra: penglihatan, pendengaran, pengecapan, penciuman, dan peraba.

Berikut beberapa jenis stimulasi yang dilakukan di playgroup:

  1. Stimulasi perkembangan motorik kasar.

Motorik Kasar

Motorik Kasar

Kurikulum dan program di playgroup menyediakan berbagai aktivitas bermain yang secara tidak langsung dapat mengasah kemampuan anak untuk melakukan hal-hal fisik yang sesuai dengan umurnya. Misalnya, menstimulasi fisik anak untuk dapat melempar bola, dan dengan melatih konsentrasi, anak dapat memasukkan bola ke gawang.

Di usia dini yang merupakan usia keemasan, playgroup juga memperkenalkan seni dengan mengajak anak bernyanyi dan menari. Bergerak mengikuti irama lagu sangat baik pula untuk menstimulasi motorik kasar anak.

  1. Stimulasi perkembangan motorik halus.

Motorik Halus

Motorik Halus

Stimulasi ini bertujuan melatih koordinasi jari-jari tangan dan mata, seperti misalnya meronce pernak-pernik berukuran besar, memasukkan benda ke lubang yang ukuran dan bentuknya sama persis dengan benda tersebut, memindahkan benda dengan menggunakan sumpit, dan mewarnai.

  1. Stimulasi bahasa.

Bahasa

Bahasa

Anak diajak berkomunikasi secara intensif oleh pembimbing sembari ia bermain, dengan menggunakan kata-kata dan bahasa yang baik dan benar. Anak sekaligus diajarkan sopan santun, dengan mengucapkan “tolong” dan “terima kasih.” Ada pula playgroup yang menggunakan lebih dari satu bahasa sebagai bahasa pengantarnya. Menurut penelitian, anak usia bawah lima tahun dapat menyerap dengan cepat, bahkan empat hingga lima bahasa.

  1. Stimulasi perkembangan sosial.

Perkembangan Sosial

Perkembangan Sosial

Dengan berinteraksi dengan anak-anak lain, anak belajar untuk beradaptasi dalam suatu kelompok, mengerti bahwa untuk memakai toilet harus mengantre, bermain harus bergiliran, anak mulai mengenali bahwa teman-temannya ada yang laki-laki dan ada yang perempuan, dan juga mulai mengenal dirinya sendiri.

Dengan stimulasi yang tepat dan seimbang, seorang anak akan tumbuh lebih percaya diri, dapat mengelola emosinya dengan lebih baik karena dapat berkomunikasi dengan efektif, dan memiliki kemampuan bersosialisasi. Anak-anak juga terbiasa untuk mencari solusi ketika menghadapi masalah, lebih cepat beradaptasi di lingkungan baru, dan lebih memiliki inisiatif. Secara akademis, mereka juga akan lebih unggul dalam menyerap pelajaran dan memiliki dasar yang kuat dalam angka dan bahasa.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a reply
Melatih Anak Mandiri Sejak Dini dengan Menerapkan Metode MontessoriPunya Anak TK? Yuk, Tengok Bekal Anak yang Praktis dan Mudah

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Free Call

We are pleased to answer all your questions

+62 888 1 800 900
Live Chat via Whatsapp!