Anak Bunda Siap Disunat? Kenali 5 Metode Sunat Populer Ini

27 April 2018

Sirkumsisi atau dalam bahasa populer disebut sunat atau khitan merupakan suatu prosedur pembedahan yang sudah umum dilakukan. Oleh sebab itu, saat ini sudah berkembang berbagai metode sunat yang sering dipilih oleh masyarakat.

Nah, apabila anak telah siap untuk disunat, Bunda perlu menyurvei tempat sunat terbaik. Setiap tempat sunat mungkin memakai metode sunat yang berbeda-beda. Bunda tidak perlu bingung, yuk simak 5 metode sunat yang populer di Indonesia berikut ini.

Metode tradisional

Metode Sunat

ak9.picdn.net

Sesuai dengan namanya, metode tradisional merupakan metode sunat yang sangat populer pada zamannya. Meskipun demikian, metode ini masih sering digunakan di daerah-daerah pelosok Indonesia.

Kulup (lipatan kulit yang menutupi ujung atau kepala penis) dipotong dengan menggunakan alat tajam tanpa dilakukan pembiusan. Bila Bunda masih ingat, bambu tajam merupakan salah satu alat yang sering digunakan untuk menyunat. Bekas luka akan langsung dilapisi dengan perban atau kasa tanpa dijahit terlebih dahulu.

Metode ini sering digunakan oleh personil bukan dokter seperti mantri atau dukun sunat. Meskipun dapat dilakukan dengan cepat, metode ini memiliki risiko. Sunat yang tidak dilakukan dengan benar dan secara aseptik, dapat mengakibatkan pendarahan dan infeksi.

Metode standar sirkumsisi

Metode Sunat

todaymiddleware.mims.com

Metode standar yang dimaksud adalah metode sunat sesuai dengan standar medis yang dilakukan oleh tenaga kesehatan (dokter atau perawat). Oleh karena itu, metode ini menggunakan peralatan standar medis dan memerlukan keahlian yang spesifik. Metode ini merupakan metode yang paling banyak digunakan oleh para tenaga medis.

Sebelum dilakukan tindakan sirkumsisi, pasien akan dibius secara lokal terlebih dahulu. Setelah tindakan dilakukan, bekas luka akan dijahit menggunakan benang yang dapat diserap tubuh (absorbable). Prosedur ini menggunakan metode standar sehingga Bunda tidak perlu khawatir terhadap risiko pendarahan dan infeksi.

Metode ini membutuhkan biaya yang terjangkau dan dapat diaplikasikan pada pasien dengan semua kelompok umur. Selain itu, metode sirkumsisi ini merupakan pilihan pertama untuk pasien yang memiliki kelainan fimosis.

Metode klamp (clamp method)

Metode Sunat

japractice.co.uk

Secara prinsip, metode klamp dilakukan dengan menjepit kulup menggunakan suatu alat khusus untuk kemudian dipotong tanpa harus dilakukan penjahitan sesudahnya. Metode klamp memiliki banyak variasi namun ada 2 variasi yang cukup dikenal di Indonesia, yaitu metode smart clamp dan metode cincin.

Kelebihan metode smart clamp adalah perlindungan tertutup pada luka akibat sayatan kulup. Hal ini akan melindungi bekas luka dari infeksi selama proses penyembuhan. Umumnya, dalam 5 hari smart clamp dapat dilepas oleh dokter atau perawat.

Metode cincin telah dipatenkan oleh seorang dokter Indonesia pada tahun 2001. Metode ini tidak memerlukan pejahitan dan diklaim tidak memerlukan perawatan pasca sunat.

Metode elektrokauterisasi

Metode Sunat

i0.wp.com

Elektrokauterisasi adalah prosedur bedah yang memanfaatkan logam yang dipanaskan untuk memotong kulup. Panas yang dihasilkan dari listrik ini akan menghentikan pendarahan ringan dengan mudah. Metode ini cocok digunakan bila anak Bunda berusia di bawah 3 tahun.

Metode laser CO2

Metode Sunat

static.republika.co.id

Metode laser karbon dioksida merupakan teknik bedah yang sudah digunakan sejak tahun 1970an. Metode ini umum digunakan pada operasi plastik dan dermatologi. Metode sunat ini sering disebut sebagai sunat laser.

Laser CO2 digunakan untuk memotong kulup dengan hasil akhir luka sayatan akan langsung tertutup. Meskipun demikian, jahitan tambahan sering dilakukan agar proses penyembuhan berjalan optimal.

Kelebihan metode ini adalah durasi tindakan cepat, risiko pendarahan kecil, serta proses penyembuhan yang cepat. Sayangnya, metode ini memerlukan biaya yang cukup mahal.

Semua metode sunat memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Akan tetapi, Bunda sebaiknya membawa anak untuk disunat oleh dokter. Dengan demikian, keamanan dan keselamatan anak pun dapat lebih terjaga.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a reply
Anak Hiperaktif atau Hanya Sekadar Aktif? Yuk, Kenali PerbedaannyaPendidikan Seks Usia Dini: Ini X Hal yang Perlu Bunda Sampaikan Kepada Anak
All comments (1)

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Free Call

We are pleased to answer all your questions

+62 888 1 800 900
Live Chat via Whatsapp!