Ini Dia Alasan Mengapa Anak Harus Tidur Cukup

9 August 2017

Tidur yang cukup memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh dan mental. Namun pada anak-anak, durasi yang diperlukan tentu lebih lama daripada orang dewasa. Hal ini berkaitan dengan kebutuhan fisiknya yang masih dalam tahap pertumbuhan. Jadi, agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, setiap anak harus tidur cukup.

Setiap jenjang usia memiliki kebutuhan durasi tidur yang beragam. Bayi yang baru lahir bahkan membutuhkan waktu tidur hingga 17 jam, sementara jika sudah berusia 1-2 tahun, waktu yang diperlukan adalah bisa mencapai 14 jam. Sementara pada umur 3-5 tahun, mereka masih membutuhkan tidur selama 11-13 jam. Tentu saja, ini berbeda dari orang dewasa yang hanya membutuhkan waktu beristirahat sekitar 7-9 jam saja.

Berikut beberapa alasan mengapa anak-anak harus tidur cukup lama.

    Memaksimalkan Pertumbuhan

Memaksimalkan Pertumbuhan

Memaksimalkan Pertumbuhan

Pada saat tidur, tubuh anak mengalami pertumbuhan. Pada situasi yang tenang, sel-sel tubuh lebih mudah berkembang sehingga proses pertumbuhan menjadi lebih maksimal. Tidak hanya pertumbuhan tulang dan sel tubuh, tetapi juga sel-sel otak yang berkaitan dengan kecerdasannya. Sementara itu, pembagian waktu istirahat anak perlu Anda lakukan 2 kali, yakni siang dan malam hari.

Tidur siang dapat membantu memaksimalkan pertumbuhan anak. Sebab, jika terus aktif bergerak saat bermain seharian, seluruh sel tubuhnya akan bekerja tanpa beristirahat. Ketika ada sel tubuh yang mengalami kerusakan, waktu yang tepat untuk memperbaikinya adalah saat anak tidur. Untuk itu, anak-anak harus tidur cukup pada siang dan malam hari.

     Menjaga Suasana Hati

Mood Yang Baik

Mood Yang Baik

Anak yang kurang tidur biasanya cenderung rewel dan mudah merajuk. Saat bangun, kepala terasa agak pusing dan tubuh terasa pegal-pegal. Alhasil, rasa tidak nyaman tersebut membuatnya lebih sensitif dan bahkan sulit diatur. Agar selalu berada pada kondisi prima dengan suasana hati yang baik, anak harus tidur cukup. Untuk menyiasatinya, Anda tentu perlu menciptakan suasana istirahat yang tenang dan nyaman bagi anak. Saat malam, ajak anak untuk segera tidur sehingga ketika bangun pada pagi hari, tubuh mereka akan terasa segar karena sudah mendapatkan tidur yang cukup.

     Mengembalikan Energi

 

Energi Pada Anak

Energi Pada Anak

Masa anak-anak adalah masa bermain dan aktif bergerak. Bahkan, sebagian anak gemar menghabiskan waktu untuk berlari-lari di dalam rumah seharian. Jika dibiarkan begitu saja, mereka bisa kelelahan dan kembali rewel. Solusi yang tepat untuk mengembalikan energi anak adalah dengan tidur. Setelah lelah bermain, Anda bisa mengajak anak untuk tidur siang selama 2—3 jam. Setelah ia bangun, Anda boleh membiarkannya bermain kembali dengan kondisi tubuh yang lebih berenergi. Sementara pada malam, ia bisa beristirahat selama 10—12 jam hingga seluruh energinya terisi kembali.

    Meningkatkan Konsentrasi dan Daya Ingat

Meningkatkan Daya Ingat

Meningkatkan Daya Ingat

Saat tidur, sel-sel otak bekerja untuk mempertajam memori. Sebaliknya, jika otak kelelahan, memori akan melemah dan konsentrasi berkurang. Akibatnya, otak akan sulit menyerap berbagai pengetahuan baru, yang diperlukan pada tahap perkembangan anak. Sebelum berusia 5 tahun, anak-anak menyerap banyak informasi dari lingkungan sekitar. Mereka belajar mengenal bahasa, hewan dan tumbuhan, serta berbagai cara untuk melatih kemandiriannya. Agar tahapan perkembangan tersebut bisa maksimal, anak-anak harus tidur cukup lama. Jika tidak, beragam pengetahuan yang mereka butuhkan akan sulit diserap sehingga menyebabkan kemampuan kognitifnya menjadi berkurang.

    Menyehatkan Tubuh

Tubuh Yang Sehat

Tubuh Yang Sehat

Tidur yang cukup juga bisa membuat tubuh anak lebih sehat. Saat tidur, metabolisme tubuh bekerja untuk mengembalikan energi dan memperbaiki sistem kekebalan tubuh. Dalam kondisi yang kurang sehat, tidur bisa menjadi obat yang ampuh. Energi dari makanan bisa digunakan oleh organ-organ untuk memaksimalkan kinerjanya melawan sumber penyakit sehingga tubuh anak kembali sehat seperti sedia kala. Itulah beberapa alasan mengapa anak harus tidur cukup. Dengan pembagian waktu belajar, bermain, dan istirahat yang seimbang, anak-anak bisa tumbuh sehat dan berkembang lebih optimal.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a reply
Cara Mudah Menjadi Sahabat bagi AnakWaspadalah! 5 Hal Ini Bisa Membuat Anak Tidak Mandiri
All comments (1)
  • […] itu orang tua perlu mengatur pola tidur anak dan membuat anak cukup tidur. Karena kondisi yang demikian juga mempengaruhi emosi orang tua yang jadi […] Read More[…] itu orang tua perlu mengatur pola tidur anak dan membuat anak cukup tidur. Karena kondisi yang demikian juga mempengaruhi emosi orang tua yang jadi mudah marah dan tidak […] Read Less

    Reply

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Free Call

We are pleased to answer all your questions

+62 888 1 800 900
Live Chat via Whatsapp!