4 Alasan Mengapa Anda Perlu Membiarkan Anak Makan Permen

20 April 2019

Makanan manis kerap membuat para orang tua khawatir akan kesehatan buah hati mereka. Kandungan gula yang tinggi dipercaya memiliki banyak dampak negatif terhadap kesehatan si kecil. Oleh sebab itu, tidak heran jika sebagian orang tua melarang anaknya makan permen.
Meski tidak sepenuhnya salah, paradigma tersebut juga tidak sepenuhnya benar. Sebab faktanya, tidak selamanya makan permen bisa berdampak negatif bagi kesehatan anak.

Jika Anda masih tidak percaya, coba simak 4 alasan untuk membiarkan anak makan permen di bawah ini:

1. Aman Dikonsumsi dalam Batas Wajar

Makan Permen

pixabay.com

Kandungan gula dalam permen sejatinya masih berada dalam batas yang sangat wajar. Menurut Kementerian Kesehatan RI, asupan gula harian yang wajar berada pada angka 50 gram, sementara permen hanya mengandung sekitar 8 gram gula per sepuluh butir.

Yang menjadi persoalan adalah, permen yang ada di pasaran dijual dalam satu pack yang besar (berisi sekitar 30 butir). Kuantitas yang besar itulah yang bisa berbahaya bagi kesehatan anak.
Solusi dari masalah ini cukup mudah; belilah permen secara eceran dari warung untuk menjaga batas konsumsi yang aman untuk anak.

2. Sudah Ada Banyak Permen dengan Kandungan Gula Rendah

Makan Permen

pixabay.com

Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan bahaya gula bagi tubuh, kini sudah ada banyak sekali produk permen dengan kandungan gula rendah yang dijual di pasaran. Permen-permen tersebut biasanya dibuat dari ekstrak buah untuk menciptakan rasa manis alami yang enak.
Beberapa merek permen yang bisa Anda coba adalah UHA Kororo, Meiji Stawberry Gummy, dan WarHeads Sour Jelly Beans.
Sayangnya, karena dibuat dari ekstrak buah asli sebagian besar permen tersebut masih dibanderol dengan harga yang cukup mahal. Seperti UHA Kororo misalnya, permen dari buah anggur ini dijual dengan harga Rp110.000 per pak.

3. Mengurangi Risiko Obesitas

Makan Permen

pexels.com

Menurut berbagai penelitian, permen merupakan salah satu camilan yang mampu menghilangkan nafsu makan karena ia dapat ‘menipu’ otak untuk berpikir bahwa Anda sedang mengonsumsi makanan.
Prinsip ini dapat Anda gunakan untuk mengurangi risiko obesitas anak. Seperti yang kita tahu, masalah obesitas anak merupakan isu yang sangat penting karena berpengaruh pada kesehatan tubuh anak dalam jangka panjang.
Anda dapat memberikan beberapa butir permen sebelum waktu makan untuk mengurangi nafsu makannya. Akan tetapi, perlu diingat bahwa permen yang diberikan harus memiliki kandungan kalori yang rendah dan bebas gula.

4. Memperlancar Sistem Pencernaan dan Meningkatkan Kesehatan Mental

Makan Permen

pexels.com

Beberapa jenis permen, terutama yang terbuat dari bahan-bahan alami seperti jahe dan min, mampu membantu melancarkan pencernaan. Hal ini pun tidak hanya berlaku bagi anak, tapi juga orang dewasa.
Selain itu, berbagai penelitian juga telah membuktikan bahwa mengonsumsi permen mampu membantu menjaga kesehatan mental seseorang. Hal ini dapat terjadi karena makan permen bisa merangsang peningkatan kadar serotonin di otak yang berfungsi untuk mengurangi stres dan memperkuat daya ingat.
Dari keempat alasan di atas, dapat dilihat bahwa makan permen seharusnya tidak menjadi sesuatu yang Anda khawatirkan secara berlebihan. Selama masih dikonsumsi dalam batas wajar, tidak ada salahnya membiarkan anak menikmati camilan tersebut.

Selain bisa membeli permen berkadar gula rendah, Anda pun bisa membuat permen sendiri dari ekstrak buah dan cokelat lho. Hal ini jelas jauh lebih aman karena permen buatan sendiri tidak mengandung zat-zat berbahaya seperti pengawet makanan atau pemanis buatan.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a reply
Tips Memberikan Camilan Sehat untuk Anak4 Cara Mengapresiasi Usaha Anak di Usia Dini
All comments (2)
  • fakila adnin
    2 September 2021 at 16:38

    good article, if you need information related to similar articles, you can access it here http://news.unair.ac.id/tag/penyalahgunaan-narkoba/

    Reply
  • Afnan
    24 September 2021 at 20:12

    THANK FOR NICE INFORMATION, VISIT OUR WEBSITE : https://journal.uhamka.ac.id/index.php/rektek/index

    Reply

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Free Call

We are pleased to answer all your questions

+62 888 1 800 900
Live Chat via Whatsapp!