Waspadai, Ini Dia 3 Tanda Anak Jadi Korban Bullying

16 October 2018

Bullying atau perundungan adalah masalah yang sangat sering terjadi baik di lingkungan bermain anak maupun di sekolah. Bullying tidak hanya terjadi secara langsung, tapi juga secara online seperti yang banyak kita saksikan belakangan ini. Anda memang bisa melakukan beberapa cara untuk melindungi si kecil dari perundungan, tapi sebelumnya Anda perlu mengetahui apa saja tanda anak jadi korban bullying.

Bullying bisa menjadi hal mengerikan yang akan mengganggu fisik dan mental si kecil. Tidak hanya anak yang sudah sekolah, anak yang berada di masa prasekolah pun bisa mengalami hal yang sama. Bullying bisa terjadi secara verbal, misalnya saat seorang anak mengejek anak Anda secara berulang-ulang. Jika anak Anda diabaikan atau diasingkan oleh teman-teman satu komplek, bisa jadi ia mengalami bullying.

Anak mungkin tidak akan secara terang-terangan mengatakan pada Anda kalau ia diganggu. Ia mungkin akan mengadu kalau ada anak yang terus-terusan mengganggu, mengejek dan merendahkannya. Tapi tidak semua anak cukup terbuka. Karena itu penting bagi Anda untuk tahu 3 tanda anak jadi korban bullying.

Tanda-tanda Fisik

Tanda Anak Jadi Korban Bullying

dunia-anak.com

 

Bullying yang melibatkan fisik adalah kasus yang cukup berat. Tanda anak jadi korban bullying secara fisik bisa Anda temukan lewat luka lecet atau mungkin lebam di tubuhnya. Anak mungkin akan pulang ke rumah dalam keadaan bajunya robek atau mainannya hilang. Jika Anda menyadari ada salah satu dari tadi di atas, maka sebaiknya Anda mulai mencari tahu.

Anak yang mengalami bullying biasanya akan merasa stres. Dia akan kehilangan selera makan dan mungkin susah tidur. Anak mungkin akan mengeluh sakit perut dan sakit kepala. Jika si kecil sudah lama berhenti mengompol namun tiba-tiba ia mengompol lagi, itu juga sinyal yang perlu Anda telusuri lebih jauh.

Perubahan Sosial

Tanda Anak Jadi Korban Bullying

donyak.com

 

Salah satu tanda anak jadi korban bullying adalah perubahan perilakunya di kehidupan sosial. Dia mungkin akan mulai menghindari kegiatan yang dulu disukainya seperti bermain kelompok dan ke pesta ulang tahun temannya. Anda juga mungkin akan menyadari bahwa si kecil diasingkan saat makan siang di sekolah atau mulai kehilangan kontak dengan teman-teman yang dulu dekat dengannya.

Perubahan Emosional

Tanda Anak Jadi Korban Bullying

hellosehat.com

 

Ketika Anda merasa si kecil kelihatan sering cemas, gugup kesal, marah dan mengamuk tanpa sebab, ini mungkin adalah salah satu tanda anak jadi korban bullying. Tanda-tanda ini biasanya akan muncul semakin signifikan saat akhir pekan berakhir dan ia harus kembali ke sekolah.

Beberapa tanda perubahan emosional di atas memang tidak selalu menjadi tanda anak jadi korban bullying. Ketidakstabilan emosinya bisa jadi karena si kecil mengalami depresi. Jika Anda merasa ragu, ajak si kecil bicara dan kalau perlu bawa dia ke tenaga profesional untuk mendapatkan diagnosis.

Sebenarnya tidak ada satu cara khusus yang bisa memastikan anak jadi korban bullying. Setiap anak biasanya merespons perundungan yang mereka alami dengan cara berbeda. Tergantung bagaimana sifat anak dan seberapa besar perundungan yang mereka alami.

Mengetahui apakah anak mengalami perundungan memang bukan hal mudah. Dan jika memang si kecil mengalaminya, cara terbaik adalah berbicara dengan anak yang merundungnya. Ini merupakan cara terbaik untuk melindungi anak.

Usahakan berbincang sesering mungkin dengan anak mulai dari menanyakan aktivitas hariannya. Apa yang dia lakukan di sekolah dan apakah si kecil senang dengan permainan yang ia mainkan hari ini. Tanyakan juga apa ada sesuatu yang tidak disukainya di sekolah dan apakah dia bersemangat untuk pergi sekolah atau bermain esok hari. Perhatian dan komunikasi yang intens akan membantu Anda menemukan tanda anak jadi korban bullying dan segera mencari solusinya.

Leave a reply
Temukan Dampak dari Masa Lalu Orang Tua yang Belum Selesai untuk Si KecilYuk, Kenali 6 Ciri Anak yang Memiliki EQ Tinggi

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Free Call

We are pleased to answer all your questions

+62 888 1 800 900
Contact Us
Recent Posts
Live Chat via Whatsapp!