Spesial 10 Cerita Romantis Dongeng Klasik Tepat untuk Anak

Spesial 10 Cerita Romantis Dongeng Klasik Tepat untuk Anak

Pernah nggak sih, kamu lagi rebahan sama si kecil menjelang tidur, terus dia tiba tiba bilang, “Ma, ceritain dong yang ada pangerannya!” dan kamu langsung blank? Tenang, kamu nggak sendirian. Kami di Apple Tree Pre-School BSD juga percaya bahwa cerita romantis dongeng klasik itu bukan cuma soal prince meets princess, tapi tentang keberanian, kebaikan hati, dan cinta yang tulus. Kisah kisah ini sudah menemani generasi demi generasi dan tetap relevan sampai sekarang karena pesan moralnya begitu kuat. Nah, daripada bingung pilih cerita, kami sudah kumpulkan 10 dongeng romantis paling populer yang bisa kamu ceritakan malam ini juga.

Kumpulan Cerita Romantis Dongeng Klasik yang Disukai Anak

Dongeng romantis untuk anak bukan sekadar hiburan, tapi juga sarana belajar tentang empati, kesetiaan, dan arti cinta sejati. Yuk langsung simak ceritanya satu per satu!

1. Thumbelina

2-cerita-thumbelina-dongeng-gadis-mungil-romantis_www.appletreebsd.com

Alkisah, ada seorang wanita tua yang sangat mendambakan seorang anak. Suatu hari, dia mendapat sebutir biji ajaib dari seorang penyihir baik. Biji itu ditanamnya di dalam pot bunga, dan keesokan harinya, mekar lah bunga yang indah sekali. Di dalam kelopak bunga itu, duduklah seorang gadis mungil yang tingginya tidak lebih dari ibu jari. Wanita tua itu sangat bahagia dan menamai gadis kecilnya Thumbelina.

Thumbelina hidup bahagia bersama ibunya, tidur di tempurung kenari dengan selimut kelopak mawar. Namun suatu malam, seekor kodok besar menculik Thumbelina karena ingin menjadikannya istri untuk anaknya. Thumbelina terbangun di atas daun teratai di tengah sungai, menangis ketakutan. Untungnya, ikan ikan kecil di sungai merasa kasihan dan menggigiti tangkai daun teratai itu hingga putus, sehingga Thumbelina hanyut bebas menyusuri sungai.

Perjalanan Thumbelina tidaklah mudah. Seekor kumbang besar membawanya terbang ke pohon, tapi teman teman kumbang itu mengatakan Thumbelina terlalu jelek karena punya dua kaki saja, bukan enam. Kumbang itu pun meninggalkannya sendirian di hutan. Thumbelina hidup seorang diri selama musim panas, memakan madu bunga dan minum embun pagi.

Ketika musim dingin tiba, Thumbelina hampir membeku kedinginan. Dia menemukan pintu kecil di bawah ladang gandum, rumah seekor tikus ladang yang baik hati. Tikus ladang itu mengizinkan Thumbelina tinggal bersamanya asalkan dia membersihkan rumah dan menceritakan dongeng setiap hari. Tikus ladang punya tetangga, seekor tikus tanah yang sangat kaya dan memakai mantel bulu hitam. Tikus tanah itu jatuh hati pada Thumbelina dan ingin menikahinya.

Di lorong bawah tanah rumah tikus tanah, Thumbelina menemukan seekor burung layang layang yang terluka dan hampir mati kedinginan. Diam diam, Thumbelina merawat burung itu setiap malam, memberinya makan dan menghangatkannya dengan selimut jerami. Akhirnya burung layang layang itu sembuh dan terbang pergi saat musim semi tiba.

Hari pernikahan Thumbelina dengan tikus tanah semakin dekat, dan Thumbelina sangat sedih karena dia akan hidup selamanya di bawah tanah, tidak pernah lagi melihat matahari. Saat Thumbelina menangis di luar untuk terakhir kalinya, burung layang layang yang dulu dirawatnya kembali. Burung itu mengajak Thumbelina terbang ke negeri yang hangat. Thumbelina naik ke punggung burung itu dan mereka terbang melewati gunung dan lautan.

Di negeri bunga yang indah, Thumbelina bertemu seorang pangeran mungil yang tinggal di dalam bunga. Pangeran itu setinggi Thumbelina, bersayap bening, dan ramah sekali. Dia langsung jatuh hati pada kebaikan dan keberanian Thumbelina. Mereka pun menikah, dan Thumbelina mendapat sayap indahnya sendiri. Dia hidup bahagia di antara bunga bunga, tidak pernah lagi merasa sendirian.

Pesan moral: Kebaikan hati selalu menemukan jalannya kembali. Thumbelina merawat burung layang layang tanpa mengharapkan apa pun, dan justru kebaikannya itulah yang menyelamatkannya dari kehidupan yang membuatnya sedih. Dongeng ini mengajarkan anak bahwa berbuat baik pada siapa saja, sekecil apa pun, tidak pernah sia sia.

2. Shrek dan Fiona

3-cerita-shrek-dan-fiona-kisah-cinta-ogre-dreamworks_www.appletreebsd.com

Di sebuah rawa yang jauh dari keramaian, hiduplah seekor ogre hijau besar bernama Shrek. Dia tinggal sendirian dan sangat menyukai kesunyian. Rumahnya sederhana, terbuat dari kayu dengan lumpur sebagai dekorasi, dan dia merasa hidupnya sudah sempurna tanpa siapa pun. Setiap pagi dia mandi lumpur, makan bawang mentah, dan menakut nakuti siapa saja yang berani mendekat.

Suatu hari, Lord Farquaad, penguasa kerajaan Duloc yang bertubuh pendek tapi berambisi besar, mengusir semua makhluk dongeng dari tanahnya. Makhluk makhluk itu termasuk peri, serigala berbaju nenek, dan tiga babi kecil yang semuanya berakhir di rawa Shrek. Shrek sangat kesal karena rumahnya yang tenang kini penuh sesak. Dia pergi menemui Lord Farquaad untuk meminta agar rawa nya dikembalikan.

Lord Farquaad punya satu syarat, Shrek harus menyelamatkan Putri Fiona dari menara tinggi yang dijaga seekor naga. Farquaad ingin menikahi Fiona agar bisa menjadi raja yang sah. Shrek setuju, bukan karena ingin menjadi pahlawan, tapi karena dia cuma mau rawanya kembali. Dalam perjalanan, dia ditemani seekor keledai cerewet bernama Donkey yang tidak berhenti bicara.

Shrek dan Donkey tiba di kastil yang dijaga naga. Dengan cara yang sama sekali tidak elegan, Shrek berhasil menemukan Fiona dan membawanya keluar. Fiona terkejut karena yang menyelamatkannya bukan pangeran tampan, melainkan ogre bau bawang. Tapi Fiona ternyata bukan putri biasa. Dia jago bela diri, suka bersendawa, dan punya selera humor yang kuat.

Selama perjalanan kembali ke Duloc, Shrek dan Fiona mulai saling mengenal. Mereka bertarung bersama melawan perampok, menangkap ikan dengan cara aneh, dan membuat balon dari katak. Perlahan, mereka jatuh cinta tanpa menyadarinya. Tapi Fiona menyimpan rahasia besar, setiap malam saat matahari terbenam, dia berubah menjadi ogre hijau seperti Shrek. Dia dikutuk sejak kecil, dan hanya ciuman cinta sejati yang bisa memecahkan kutukannya.

Fiona yakin bahwa memecahkan kutukan berarti dia akan menjadi cantik selamanya. Tapi ketika Shrek menciumnya tepat saat Farquaad hendak menikahinya secara paksa, sesuatu yang tak terduga terjadi. Fiona memang berubah, tapi dia berubah menjadi ogre secara permanen. Fiona bingung dan bertanya, “Aku seharusnya jadi cantik.” Shrek tersenyum dan berkata, “Tapi kamu memang cantik.”

Mereka menikah di rawa, dikelilingi semua makhluk dongeng yang kini menjadi teman mereka. Donkey bernyanyi, peri menari, dan tiga babi kecil menangis terharu. Pernikahan itu sama sekali tidak mewah, tapi penuh tawa dan kebahagiaan.

Pesan moral: Cinta sejati tidak melihat penampilan luar. Shrek dan Fiona mengajarkan anak anak bahwa kecantikan itu bukan soal wajah atau bentuk tubuh, tapi soal bagaimana kita menerima seseorang apa adanya. Kamu tidak perlu jadi sempurna untuk dicintai.

3. Anastasia

4-cerita-anastasia-romanov-dongeng-putri-rusia-romantis_www.appletreebsd.com

Di kota St. Petersburg yang megah, hiduplah keluarga kerajaan Romanov yang sangat dicintai rakyatnya. Putri bungsu mereka bernama Anastasia, gadis kecil berambut merah yang penuh semangat dan selalu ingin tahu. Neneknya, Permaisuri Dowager Marie, sangat menyayanginya dan memberikan sebuah kotak musik kecil bertuliskan “Together in Paris” sebagai hadiah perpisahan saat Marie harus pergi ke Paris.

Malam itu, penyihir jahat bernama Rasputin menyerang istana. Dia telah menjual jiwanya kepada kegelapan demi menghancurkan keluarga Romanov. Istana diserang dan keluarga kerajaan harus melarikan diri. Dalam kepanikan, Anastasia kecil terpisah dari neneknya. Seorang pelayan bernama Dimitri, saat itu masih anak anak, membuka pintu rahasia di dinding istana dan membantu Anastasia dan Marie melarikan diri. Tapi di stasiun kereta, tangan kecil Anastasia terlepas dari genggaman neneknya. Marie berhasil naik kereta, sementara Anastasia tertinggal dan terbentur kepalanya. Dia kehilangan semua ingatannya.

Sepuluh tahun berlalu. Anastasia, yang kini dikenal sebagai Anya, tumbuh di panti asuhan tanpa tahu siapa dirinya. Yang dia punya hanyalah kalung dengan tulisan “Together in Paris” dan perasaan kuat bahwa dia harus pergi ke Paris untuk menemukan keluarganya. Setelah keluar dari panti asuhan, dia berjalan tanpa tujuan hingga bertemu seekor anjing kecil bernama Pooka yang menemaninya.

Di St. Petersburg, Anya bertemu Dimitri yang kini sudah dewasa dan temannya, Vladimir. Mereka berdua punya rencana untuk menemukan gadis yang mirip Anastasia agar bisa membawanya ke Paris dan mendapat hadiah besar dari Permaisuri Marie. Ketika mereka melihat Anya, mereka terkejut karena Anya sangat mirip dengan Anastasia. Mereka mengajaknya ke Paris, dan Anya setuju karena memang ingin ke sana.

Selama perjalanan dengan kereta api dan kapal laut, Dimitri mengajari Anya tentang kehidupan kerajaan Romanov, cara berjalan, cara memberi salam, dan sejarah keluarga. Anehnya, Anya tidak hanya menghafal, tapi juga mengingat hal hal yang tidak pernah diajarkan Dimitri. Perlahan, Dimitri mulai menyadari bahwa Anya mungkin benar benar Anastasia yang asli. Dan tanpa disadari, mereka berdua mulai saling jatuh cinta.

Rasputin yang mengetahui Anastasia masih hidup, mengirimkan kutukan demi kutukan untuk membunuhnya, tapi setiap kali Dimitri dan Anya berhasil selamat. Di Paris, Anya akhirnya bertemu neneknya. Awalnya Marie menolak karena sudah terlalu sering ditipu oleh gadis gadis palsu. Tapi ketika Anya bersenandung lagu dari kotak musik itu, Marie langsung mengenali cucunya.

Dalam pertarungan terakhir melawan Rasputin di jembatan Paris, Anya menghancurkan sumber kekuatan Rasputin dan mengalahkannya. Tapi alih alih hidup sebagai putri kerajaan, Anya memilih hidup bersama Dimitri, pria yang mencintainya bukan karena gelarnya, tapi karena siapa dirinya sebenarnya.

Pesan moral: Identitas sejati kita bukan ditentukan oleh gelar atau harta, melainkan oleh keberanian dan hati kita. Anastasia mengajarkan anak bahwa menemukan siapa diri kita yang sebenarnya adalah petualangan terbesar dalam hidup, dan cinta yang tulus datang dari orang yang menerima kita apa adanya.

4. Howl’s Moving Castle

5-cerita-howls-moving-castle-studio-ghibli-dongeng-penyihir-romantis_www.appletreebsd.com

Di sebuah kota kecil bernama Market Chipping, hiduplah seorang gadis pendiam bernama Sophie Hatter. Sophie bekerja di toko topi peninggalan ayahnya dan merasa hidupnya sangat membosankan. Dia selalu berpikir bahwa karena dia anak sulung, takdirnya adalah bekerja di toko selamanya tanpa petualangan apa pun.

Suatu hari, saat Sophie berjalan pulang, dia diikuti oleh dua orang prajurit yang menggodanya. Tiba tiba, seorang pria misterius berambut pirang muncul dan menyelamatkannya. Pria itu bisa berjalan di udara, membawa Sophie terbang di atas atap atap kota. Dia adalah Howl, penyihir yang terkenal karena katanya suka mencuri hati gadis gadis muda. Tapi bagi Sophie, pertemuan itu hanyalah sekilas.

Malamnya, seorang penyihir jahat bernama Witch of the Waste datang ke toko Sophie. Karena cemburu dengan perhatian Howl pada Sophie, sang penyihir mengutuk Sophie menjadi nenek tua berusia 90 tahun. Sophie yang kini berbadan bungkuk dengan rambut putih merasa tidak bisa tinggal di toko lagi. Dia memutuskan pergi ke pegunungan untuk mencari cara memecahkan kutukannya.

Di pegunungan, Sophie menemukan kastil berjalan milik Howl, sebuah bangunan raksasa dari besi dan batu yang bergerak dengan kaki kaki mekanik, mengeluarkan asap tebal dari cerobongnya. Sophie masuk dan bertemu Calcifer, setan api kecil yang menjadi sumber tenaga kastil. Calcifer terikat perjanjian dengan Howl, dan dia berjanji akan memecahkan kutukan Sophie kalau Sophie bisa memecahkan perjanjiannya dengan Howl.

Sophie memutuskan tinggal di kastil sebagai “tukang bersih bersih.” Howl awalnya bingung, tapi membiarkan nenek misterius ini tinggal. Perlahan, Sophie mengenal Howl lebih dalam. Di balik penampilannya yang percaya diri dan flamboyan, Howl sebenarnya penakut dan rapuh. Dia menghindari perang antara dua kerajaan yang menginginkan kekuatan sihirnya, dan setiap kali dia menggunakan sihir terlalu banyak, dia perlahan berubah menjadi monster burung raksasa dan kehilangan kemanusiaannya.

Sophie, meskipun berwujud nenek tua, justru menjadi orang paling berani di kastil. Dia menemui Madam Suliman, penyihir kerajaan, untuk melindungi Howl. Dia membersihkan kastil yang berantakan, dan yang paling penting, dia mencintai Howl tanpa syarat. Cinta Sophie lah yang membuat Howl berani menghadapi ketakutannya.

Di saat puncak perang, kastil hancur dan Calcifer hampir padam. Sophie menyadari bahwa jantung Howl ada pada Calcifer, itulah perjanjian mereka. Dengan lembut, Sophie mengambil jantung itu dari Calcifer dan mengembalikannya ke dada Howl. Calcifer bebas, Howl kembali menjadi manusia seutuhnya, dan kutukan Sophie pun pecah.

Pesan moral: Cinta yang tulus bisa menyembuhkan luka yang paling dalam. Sophie mengajarkan bahwa penampilan luar tidak penting, yang penting adalah keberanian untuk mencintai dan menerima seseorang dengan segala kekurangannya. Terkadang, orang yang terlihat kuat justru paling membutuhkan seseorang yang percaya padanya.

5. Swan Lake

6-cerita-swan-lake-danau-angsa-putri-odette-dongeng-klasik_www.appletreebsd.com

Di sebuah kerajaan yang damai, Pangeran Siegfried merayakan ulang tahunnya yang ke-21. Ibunya, sang Ratu, memberitahu bahwa dia harus segera memilih seorang putri untuk dinikahi di pesta dansa kerajaan esok malam. Siegfried merasa tertekan karena dia ingin menikah karena cinta, bukan karena kewajiban.

Malam itu, Siegfried pergi berburu ke hutan untuk menenangkan pikirannya. Di tepi danau yang berkilauan di bawah cahaya bulan, dia melihat sekawanan angsa putih yang cantik. Saat dia mengangkat busurnya, angsa yang paling depan berubah menjadi seorang gadis cantik bersayap putih. Namanya Odette, dan dia seorang putri yang dikutuk oleh penyihir jahat bernama Von Rothbart.

Odette menceritakan kisahnya. Von Rothbart mengutuknya menjadi angsa di siang hari, dan hanya saat malam di tepi danau ajaib ini dia bisa kembali menjadi manusia. Begitu pula teman temannya, para gadis yang juga dikutuk menjadi angsa. Satu satunya cara memecahkan kutukan itu adalah jika seorang pria yang belum pernah mencintai wanita lain bersumpah setia padanya dan membuktikan cintanya.

Siegfried langsung jatuh hati pada Odette. Mereka menghabiskan malam itu bersama, menari di tepi danau sementara angsa angsa lain berenang di sekitar mereka. Siegfried berjanji akan bersumpah setia pada Odette di pesta dansa kerajaan esok malam, sehingga kutukan itu akan pecah selamanya.

Keesokan malamnya, pesta dansa kerajaan berlangsung megah. Putri putri dari berbagai negeri datang berharap dipilih oleh Siegfried. Tapi Siegfried hanya menunggu Odette. Saat pintu besar terbuka, masuklah seorang gadis yang tampak persis seperti Odette, berpakaian hitam gemerlap dan menari dengan memukau. Siegfried yakin itu Odette dan menyatakan sumpah cintanya di depan semua orang.

Tapi gadis itu bukan Odette. Dia adalah Odile, anak perempuan Von Rothbart yang disihir agar terlihat persis seperti Odette. Von Rothbart tertawa penuh kemenangan karena sumpah Siegfried kini telah diberikan pada orang yang salah, dan kutukan Odette tidak akan pernah bisa dipecahkan.

Siegfried menyadari kesalahannya saat melihat bayangan Odette yang asli menangis di jendela istana. Dia berlari ke danau dan menemukan Odette yang patah hati. Siegfried memohon maaf dan berkata bahwa dia benar benar hanya mencintai Odette. Dalam pertarungan terakhir melawan Von Rothbart, kekuatan cinta tulus Siegfried dan Odette mengalahkan sihir jahat itu. Von Rothbart hancur, kutukan pecah, dan semua angsa kembali menjadi manusia.

Pesan moral: Cinta sejati membutuhkan kesetiaan dan kejujuran. Swan Lake mengajarkan bahwa kesalahan bisa diperbaiki jika kita berani mengakuinya dan berjuang untuk memperbaikinya. Cinta yang tulus akan selalu menang melawan tipu daya.

6. The Frog Prince

7-cerita-the-frog-prince-pangeran-katak-dongeng-anak-romantis_www.appletreebsd.com

Di zaman dahulu, hiduplah seorang putri yang sangat cantik dan sedikit manja. Mainan favoritnya adalah sebuah bola emas yang selalu dibawanya ke mana mana. Setiap sore, dia bermain di taman istana dekat sumur tua yang sangat dalam.

Suatu hari, saat melempar bola emasnya tinggi tinggi, bola itu meleset dari tangannya dan jatuh ke dalam sumur. Putri menangis keras karena sumur itu terlalu dalam dan dia tidak bisa mengambilnya. Tiba tiba, seekor katak muncul dari dalam sumur dan bertanya mengapa putri menangis.

“Bola emasku jatuh ke sumur,” tangis sang putri. Katak itu berkata, “Aku bisa mengambilkan bola emasmu, tapi kamu harus berjanji akan menjadi temanku. Kamu harus mengizinkanku duduk di mejamu, makan dari piringmu, dan tidur di bantalmu.” Putri yang sangat ingin bolanya kembali langsung berjanji, meskipun dalam hati dia berpikir katak itu tidak mungkin bisa keluar dari sumur untuk menagih janji.

Katak menyelam ke dasar sumur dan kembali dengan bola emas di mulutnya. Putri langsung mengambil bolanya dan berlari pulang tanpa menoleh, melupakan janjinya pada katak. Tapi keesokan harinya, saat makan malam bersama Raja dan keluarga kerajaan, terdengar ketukan di pintu. Katak itu datang menagih janji.

Raja bertanya ada apa, dan putri menceritakan janjinya dengan malu. Raja berkata tegas, “Janji adalah janji. Kamu harus menepatinya.” Dengan sangat enggan, putri membukakan pintu dan mengizinkan katak duduk di meja makan. Katak makan dari piring emas putri dan meminta diantar ke kamar tidurnya.

Putri sangat jijik tapi menuruti perintah ayahnya. Dia membawa katak ke kamarnya. Versi cerita yang terkenal berkata bahwa saat putri memperlakukan katak dengan kebaikan yang tulus, sesuatu ajaib terjadi. Katak itu bersinar terang dan berubah menjadi seorang pangeran tampan. Ternyata, pangeran itu dikutuk oleh penyihir jahat dan hanya kebaikan hati seorang putri yang bisa memecahkan kutukannya.

Pangeran menceritakan bahwa namanya adalah Pangeran Heinrich dan dia berasal dari kerajaan tetangga. Penyihir jahat mengutuknya karena iri dengan kebaikannya. Pangeran sudah hidup sebagai katak selama bertahun tahun, menunggu seseorang yang mau menepati janji dan memperlakukannya dengan baik meskipun dia hanya seekor katak.

Putri merasa malu karena awalnya dia tidak ingin menepati janjinya. Tapi dari pengalaman ini, dia belajar bahwa menepati janji dan bersikap baik pada siapa pun itu penting, tidak peduli bagaimana penampilan mereka. Pangeran Heinrich dan putri pun menikah dan hidup bahagia.

Pesan moral: Selalu tepati janjimu dan jangan menilai seseorang dari penampilannya. The Frog Prince mengajarkan anak bahwa kebaikan dan kejujuran bisa membuka pintu keajaiban yang tidak pernah kita duga. Seseorang yang terlihat biasa saja mungkin menyimpan sesuatu yang luar biasa di dalamnya.

7. Putri Kaguya

8-cerita-putri-kaguya-the-tale-of-princess-kaguya-dongeng-jepang_www.appletreebsd.com

Di sebuah desa kecil di Jepang, hiduplah seorang kakek penebang bambu bernama Sanuki no Miyatsuko. Suatu hari, saat menebang bambu di hutan, dia menemukan sebatang bambu yang bersinar keemasan. Ketika bambu itu dipotong, di dalamnya duduk seorang bayi perempuan mungil yang cantik sekali, tidak lebih besar dari ibu jari.

Kakek membawa bayi itu pulang dan merawatnya bersama istrinya. Mereka menamai gadis kecil itu Kaguya, yang berarti cahaya terang. Ajaibnya, Kaguya tumbuh sangat cepat. Dalam hitungan bulan, dia sudah menjadi gadis remaja yang cantiknya tiada tara. Setelah menemukan Kaguya, kakek juga sering menemukan emas dan permata di dalam bambu bambu yang ditebangnya, sehingga mereka menjadi sangat kaya.

Kecantikan Kaguya terdengar ke seluruh penjuru negeri. Lima bangsawan terkemuka datang melamarnya. Kaguya tidak ingin menikah, tapi dia juga tidak ingin menyakiti perasaan mereka. Maka dia memberi masing masing bangsawan sebuah tugas yang mustahil. Seorang diminta membawa mangkuk batu milik Buddha, yang lain diminta membawa ranting permata dari gunung Horai, dan tugas tugas lain yang sama mustahilnya. Tentu saja, tidak ada yang berhasil. Ada yang membawa barang palsu, ada yang menyerah, dan ada yang terluka dalam usahanya.

Bahkan Kaisar Jepang sendiri jatuh hati pada Kaguya setelah mendengar kecantikan dan kecerdasannya. Dia menulis surat surat cinta yang indah, dan Kaguya pun membalasnya. Mereka bertukar surat selama bertahun tahun dan mengembangkan hubungan yang dalam dan penuh pengertian, meskipun Kaguya tetap menolak untuk menikahinya.

Seiring waktu, Kaguya sering terlihat menatap bulan dengan mata penuh kerinduan dan air mata. Kakek dan nenek yang membesarkannya menjadi khawatir. Akhirnya, Kaguya mengakui kebenarannya, dia bukan manusia biasa. Kaguya adalah putri dari Kerajaan Bulan yang dikirim ke Bumi sebagai hukuman, dan waktunya di Bumi sudah hampir habis. Pada malam purnama berikutnya, rombongan dari Bulan akan datang menjemputnya.

Kaisar mengirimkan ribuan prajurit untuk menjaga rumah Kaguya dan mencegah rombongan Bulan membawanya pergi. Tapi saat cahaya bulan purnama turun, semua prajurit tertidur. Rombongan dari Bulan turun dalam cahaya yang menyilaukan. Kaguya menangis memeluk kakek dan neneknya. Dia meninggalkan jubah bulu surgawi dan sepucuk surat untuk Kaisar berisi perasaan tulusnya.

Saat jubah surgawi dikenakan pada Kaguya, semua ingatannya tentang kehidupan di Bumi perlahan menghilang. Dia terbang kembali ke Bulan, meninggalkan semua orang yang mencintainya.

Pesan moral: Cinta tidak selalu berakhir dengan kebersamaan, tapi itu tidak membuatnya kurang berharga. Kisah Putri Kaguya mengajarkan anak bahwa setiap pertemuan dan setiap hubungan punya makna, bahkan jika pada akhirnya kita harus berpisah. Yang penting adalah bagaimana kita menghargai waktu bersama orang yang kita sayangi.

8. The Nutcracker

9-cerita-the-nutcracker-dongeng-klasik-prajurit-pemecah-kacang_www.appletreebsd.com

Pada malam Natal yang bersalju, keluarga Stahlbaum mengadakan pesta besar di rumah mereka yang megah. Clara, putri keluarga Stahlbaum, sangat bersemangat. Pohon Natal berdiri tinggi di ruang tamu, dihiasi pita dan lilin, sementara tamu tamu berdatangan dengan tawa dan hadiah.

Di antara tamu, datanglah Paman Drosselmeyer, seorang pembuat mainan yang eksentrik dan misterius. Dia selalu membawa hadiah yang luar biasa, dan malam ini dia memberikan Clara sebuah pemecah kacang dari kayu yang berbentuk prajurit kecil. Wajahnya agak lucu dengan rahang besar, tapi Clara langsung jatuh cinta pada mainan itu.

Kakak laki laki Clara, Fritz, iri dan merebut Nutcracker dari tangan Clara, membuatnya jatuh dan rahangnya patah. Clara sangat sedih dan membungkus Nutcracker dengan sapu tangannya, merawatnya seperti merawat teman yang terluka.

Malam itu, setelah pesta usai dan semua orang tidur, Clara menyelinap ke bawah pohon Natal untuk melihat Nutcracker nya. Tepat saat jam berdentang tengah malam, sesuatu yang ajaib terjadi. Pohon Natal tumbuh semakin besar dan besar, atau mungkin Clara yang mengecil. Tiba tiba, dari balik dinding, muncullah pasukan tikus yang dipimpin oleh Raja Tikus yang mengerikan dengan tujuh kepala dan mahkota emas.

Nutcracker hidup dan memimpin pasukan mainan melawan tikus tikus itu. Tentara timah, boneka, dan permen raksasa bertempur melawan pasukan tikus. Pertempuran sangat seru, tapi Raja Tikus terlalu kuat. Saat Nutcracker hampir kalah, Clara melemparkan sepatunya tepat mengenai Raja Tikus. Nutcracker menggunakan kesempatan itu untuk mengalahkan Raja Tikus.

Setelah kemenangan, Nutcracker berubah menjadi seorang pangeran tampan. Dia mengucapkan terima kasih pada Clara karena keberaniannya. Pangeran mengajak Clara ke Kerajaan Permen melalui hutan pohon cemara yang dipenuhi salju. Mereka melewati Sungai Lemonade dan Lautan Madu sebelum tiba di istana Kerajaan Permen yang terbuat dari gula dan cokelat.

Di sana, Peri Gula Plum menyambut mereka dan mengadakan pertunjukan tarian yang luar biasa sebagai perayaan kemenangan atas Raja Tikus. Ada tarian cokelat dari Spanyol, tarian kopi dari Arabia, tarian teh dari China, dan tarian bunga waltz yang indah. Clara dan Pangeran menari bersama di tengah semua keindahan itu.

Saat fajar menjelang, Clara terbangun di bawah pohon Natal dengan Nutcracker di pelukannya. Apakah semua itu mimpi? Clara tersenyum, karena di hatinya dia tahu petualangan itu nyata adanya.

Pesan moral: Keberanian dan kebaikan hati bisa mengubah sesuatu yang biasa menjadi luar biasa. Clara tidak ragu menolong Nutcracker meskipun dia hanya sebuah mainan, dan keberaniannya membuka pintu ke dunia yang ajaib. Jangan pernah meremehkan kekuatan dari satu tindakan kebaikan.

9. Jaka Tarub dan Nawang Wulan

10-cerita-jaka-tarub-dan-nawang-wulan-kisah-romantis-bidadari_www.appletreebsd.com

Di sebuah desa di Pulau Jawa, hiduplah seorang pemuda tampan bernama Jaka Tarub. Dia tinggal bersama ibunya di rumah sederhana dekat hutan. Jaka Tarub dikenal sebagai pemuda yang baik hati, rajin bekerja, tapi juga punya rasa ingin tahu yang sangat besar.

Suatu hari, saat berburu di hutan, Jaka Tarub mendengar suara tawa dan percikan air dari balik pepohonan. Dia mengikuti suara itu dan menemukan sebuah telaga tersembunyi yang airnya jernih berkilauan. Di telaga itu, tujuh bidadari dari kayangan sedang mandi dan bermain air. Selendang selendang mereka yang berkilauan tergantung di dahan pohon di tepi telaga.

Jaka Tarub terpesona oleh kecantikan salah satu bidadari, yang bernama Nawang Wulan. Tanpa berpikir panjang, dia mengambil dan menyembunyikan selendang milik Nawang Wulan. Saat hari mulai gelap, keenam bidadari lainnya mengenakan selendang mereka dan terbang kembali ke kayangan. Nawang Wulan mencari selendangnya dengan panik tapi tidak menemukannya. Tanpa selendang ajaib itu, dia tidak bisa terbang.

Jaka Tarub muncul dan berpura pura menolong Nawang Wulan. Dia menawarkan Nawang Wulan untuk tinggal di rumahnya. Seiring waktu, Nawang Wulan menerima kehidupannya di Bumi. Dia dan Jaka Tarub saling jatuh cinta dan menikah. Mereka dikaruniai seorang putri cantik bernama Nawangsih.

Nawang Wulan memiliki kekuatan ajaib, dia bisa memasak nasi dari hanya satu butir padi dan menghasilkan nasi yang sangat banyak. Tapi ada satu syarat, Jaka Tarub tidak boleh membuka tutup dandang saat nasi sedang dimasak. Selama bertahun tahun, Jaka Tarub menuruti syarat itu dan keluarga mereka hidup bahagia.

Tapi rasa ingin tahu Jaka Tarub akhirnya menguasainya. Suatu hari, saat Nawang Wulan pergi ke sungai, Jaka Tarub membuka tutup dandang dan melihat bahwa di dalamnya hanya ada satu butir padi. Sejak saat itu, sihir Nawang Wulan hilang. Dia harus menumbuk padi seperti manusia biasa, dan persediaan padi mereka mulai berkurang.

Saat padi di lumbung semakin sedikit, Nawang Wulan menemukan selendangnya yang tersembunyi di antara tumpukan padi. Hatinya hancur menyadari bahwa Jaka Tarub lah yang menyembunyikan selendangnya selama ini. Dengan air mata, Nawang Wulan memutuskan kembali ke kayangan. Dia meminta Jaka Tarub menjaga putri mereka dengan baik.

Sebelum terbang, Nawang Wulan berjanji bahwa setiap bulan purnama, dia akan turun untuk menyusui dan menemui Nawangsih. Jaka Tarub hanya bisa menangis menyesal melihat istrinya terbang menghilang di antara awan.

Pesan moral: Kejujuran adalah fondasi dari setiap hubungan yang baik. Jaka Tarub kehilangan cintanya karena diawali dengan kebohongan dan melanggar kepercayaan. Cerita ini mengajarkan anak bahwa hubungan yang dibangun di atas ketidakjujuran tidak akan bertahan, dan menghormati janji adalah bentuk cinta yang sesungguhnya.

10. Bawang Merah dan Bawang Putih

11-cerita-bawang-merah-bawang-putih-dongeng-rakyat-nusantara_www.appletreebsd.com

Di sebuah desa, hiduplah seorang gadis baik hati bernama Bawang Putih bersama ayahnya. Setelah ibunya meninggal, ayahnya menikah lagi dengan seorang wanita yang sudah punya anak perempuan bernama Bawang Merah. Awalnya, ibu tiri dan Bawang Merah bersikap manis. Tapi setelah ayah Bawang Putih meninggal, mereka menunjukkan sifat asli mereka yang kejam.

Bawang Putih dipaksa mengerjakan semua pekerjaan rumah dari pagi hingga malam. Dia mencuci, memasak, menyapu, dan mengurus kebun sementara Bawang Merah bermalas malasan dan berdandan. Meskipun diperlakukan buruk, Bawang Putih tidak pernah mengeluh dan selalu tersenyum.

Suatu hari, Bawang Putih mencuci baju di sungai. Salah satu kain milik ibu tirinya hanyut terbawa arus. Bawang Putih sangat takut dan mengejar kain itu menyusuri sungai. Dia bertemu seorang nenek tua yang mengatakan bahwa kain itu tersangkut di rumahnya. Nenek itu meminta Bawang Putih membantunya membersihkan rumah dan memasak terlebih dahulu.

Bawang Putih dengan senang hati membantu nenek itu. Dia membersihkan rumah hingga berkilau, memasak makanan yang lezat, dan menemani nenek itu bercerita. Sebagai tanda terima kasih, nenek itu memberikan Bawang Putih sebuah labu. Dia harus memilih antara labu besar dan labu kecil. Bawang Putih yang rendah hati memilih labu kecil.

Sesampainya di rumah, saat labu kecil itu dibuka, keluarlah emas, permata, dan berlian yang sangat banyak. Bawang Putih dan ibu tirinya menjadi kaya raya. Bawang Merah yang iri mendengar cerita ini langsung pergi ke sungai, sengaja menghanyutkan kain, dan menemukan rumah nenek yang sama.

Tapi Bawang Merah bersikap kasar dan malas. Dia menolak membersihkan rumah dengan benar dan memasak asal asalan. Saat ditawari labu, Bawang Merah dengan serakah memilih labu yang paling besar. Sesampainya di rumah, saat labu besar itu dibuka, bukannya emas yang keluar, melainkan ular, kalajengking, dan binatang berbisa.

Bawang Merah dan ibunya sangat ketakutan dan menyesal. Mereka meminta maaf pada Bawang Putih dan berjanji akan berubah. Bawang Putih yang berhati mulia memaafkan mereka, dan sejak saat itu mereka hidup bersama dengan damai.

Dalam beberapa versi cerita, seorang pangeran yang mendengar tentang kebaikan hati Bawang Putih datang ke desa untuk menemuinya. Dia terkesan bukan oleh kecantikannya, melainkan oleh kesabaran dan ketulusan hatinya. Pangeran melamar Bawang Putih, dan mereka menikah. Bawang Putih tidak melupakan keluarganya dan tetap menjaga Bawang Merah dan ibu tirinya dengan baik.

Pesan moral: Kebaikan hati dan kesabaran akan selalu membuahkan hasil yang indah, sementara keserakahan dan kemalasan hanya membawa masalah. Cerita Bawang Merah dan Bawang Putih mengajarkan anak bahwa bagaimana kita memperlakukan orang lain menentukan apa yang kita terima dalam           

hidup. Memaafkan orang yang pernah menyakiti kita juga merupakan bentuk kekuatan, bukan kelemahan.

Mengapa Cerita Romantis Dongeng Klasik Penting untuk Anak?

Dongeng romantis bukan sekadar kisah cinta biasa. Di balik setiap cerita, ada pelajaran berharga tentang keberanian, kesetiaan, kejujuran, dan kebaikan hati yang membentuk karakter anak sejak dini. Saat kamu membacakan cerita romantis dongeng klasik ini untuk si kecil, kamu sebenarnya sedang menanamkan nilai nilai hidup yang akan mereka bawa sampai dewasa.

Di Apple Tree Pre-School BSD yang berlokasi di Gedung Educenter BSD, kami percaya bahwa storytelling adalah salah satu metode belajar paling efektif untuk anak usia dini. Melalui dongeng, anak belajar mengenali emosi, memahami sebab akibat, dan mengembangkan empati. Itulah sebabnya dalam kurikulum kami, kegiatan bercerita dan mendongeng menjadi bagian penting dari proses belajar sehari hari.

Program kami mulai dari kelas Toddler untuk usia 1,5 sampai 2 tahun hingga Kindergarten 2 untuk usia 5 sampai 6 tahun dirancang agar anak tidak hanya cerdas secara akademis, tapi juga kaya secara emosional. Lewat mata pelajaran seperti English, Social Studies, Moral, dan Creativity, anak anak kami terbiasa mengeksplorasi cerita, mendiskusikan pesan moral, dan bahkan membuat dongeng mereka sendiri.

Yuk, Tumbuhkan Imajinasi dan Karakter Anak Bersama Kami!

Kalau kamu merasa cerita cerita di atas bisa membuat mata si kecil berbinar, bayangkan betapa serunya kalau setiap hari mereka dikelilingi aktivitas kreatif yang membangun karakter dan kecerdasan. Di Apple Tree Pre-School BSD, kami menciptakan lingkungan di mana anak anak bisa bermain, belajar, dan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri dan penuh empati.

Mendaftar sekarang dan biarkan si kecil memulai petualangan belajarnya bersama teman teman sebaya yang seru. Atau kalau kamu masih penasaran dan ingin tahu lebih banyak, langsung saja hubungi kami lewat WhatsApp di +62 888-1800-900. Kami dengan senang hati akan menjawab semua pertanyaanmu. Ayo bermain dan belajar dengan anak lain di Apple Tree Pre-School BSD, tempat di mana setiap hari adalah dongeng baru untuk si kecil!

Comments

Be the first to write a comment.

Your feedback