Organic Parenting? Apakah Itu? 

Organic Parenting

Pemilihan ketika mengasuh anak yang diterapkan setiap orang tua dalam setiap keluarga tentu saja selalu berbeda, penerapan pola asuh yang dianggap cocok untuk anak-anak semakin banyak jenis dan tipenya, dan orang tua tentu saja perlu melakukan hal yang bijak ketika mereka ingin melakukan hal tersebut di keluarga, salah satu-nya organic parenting.

Sekarang muncul juga model pola asuh yang baru yang bernama organic parenting yang bisa diterapkan oleh si kecil, secara sederhana, organic parenting adalah pola asuh yang mengutamakan cara alami untuk semua aspek kehidupan anak, dari aspek konsumsi, aktivitas, hingga interaksi dengan orang tua.

Ketika Anda memilih pola asuh tersebut, maka kita perlu sekali menerapkan segalanya kepada anak-anak dengan kondisi alam serta segala sesuatu menjadi lebih natural. Secara sederhana, kita bisa memperkenalkan mengajarkan si kecil hidup lebih ramah terhadap lingkungan.

Yang ingin lebih banyak tahu mengenai pola asuh tersebut, kali ini kita sudah merangkum hal tersebut, pola asuh banyak yang bisa Anda lakukan dan bisa menjadi inspirasi anak Anda dan tentu saja diri Anda sendiri.

Saat Anda mendengar organic parenting, mungkin Anda penasaran dengan cara penerapan hal tersebut atau bahkan Anda ingin menjadikan hal tersebut menjadi sesuatu yang Anda ingin langsung aplikasikan, meski begitu, tidak ada kata terlambat untuk membuat pola asuh ini kepada anak Anda.

“Pola asuh ini bukanlah yang baru berkembangan belakangan ini, tetapi makin banyak orang tua milenial yang mulai teredukasi untuk mencari pola asuh yang lebih tepat untuk anak-anak, lalu terpaparlah informasi mengenai hal ini, kata Ayoe Soetomo, M. Psi.

Sebagai psikologis anak, Ayoe memaparkan bahwa organic parenting sendiri bukanlah hal yang baru meski banyak orang yang baru mendengar hal tersebut, bahkan sudah banyak orang tua yang mulai sadar serta memilih dalam nenerapkan oraganic parenting untuk anak mereka.

Jika Anda ingin memulai, tidak perlu khawatir, karena pola asuh ini memiliki beragam manfaat positif termasuk interaksi orang tua dengan anaknya.

Perlu kita ketahu bahwa organic parenting ini cukup erat dan berkaitan sekali dengan alam sebagai anugerah dari sang Pencipta.

 

Kebiasaan pola asuh saat ini memang banyak memilih makanan dengan penyajian yang cepat dan praktis seperti junk food, membiarkan anak akrab dengan gadget secara berlebihan, tidak ada aktivitas fisik di luar rumah, hingga kurangnya ikatan antar anak dan orang tua yang bisa membuat perkembangan si kecil kurang optimal.

Padahal perlu kita ketahui, bahwa kualitas hubungan antara orang tua dan anak perlu terus dipertahankan, dan beberapa manfaat yang bisa Anda ambil dalam penerapan parenting ini ada beberapa hal, seperti:

  1. Meningkatkan hubungan yang hangat antara orang tua dan anak agar dapat membuat kualitas di keluarga menjadi lebih baik
  2. Setiap anggota keluarga, baik orang tua serta anak memiliki fisik yang kuat serta mental yang kuat juga.
  3. Mendukung kecerdasan emosi anak karena banyak sekali aktivitas yang bisa dilakukan di luar rumah.
  4. Mengonsumsi makanan sehat bergizi maka akan membuat asupan nutrsisi terserap dengan baik dan mampu mendukung kesehatan keluarga sebagai bentuk investasi jangka Panjang.
  5. Kegiatan fisik di luar rumah jadi lebih banyak dan bisa membantu menstimulasi anak serta membantu sistim sensorik anak, bahkan si kecil bisa lebih banyak terpapar matahari dan membuatnya menjadi lebih sehat.

 

Sebagai orang tua tidak perlu bingung untuk menerapkan hal ini, karena Anda bisa menciptakan kebiasaan sederhana serta mendekatkan si kecil kepada alam seperti menanam pohon di halaman, memelihara hewan, meski sederhana, anak akan terlatih untuk bisa belajar bertanggung jawab.

Demikian beberapa informasi mengenai organic parenting, semoga dengan pengetahuan ilmu yang baru ini bisa menjadi alternative bagi Anda dalam mendidik anak.

 

Exit mobile version