Begini Caranya Melatih Kejujuran Anak

4 May 2017

Semua orang tua pasti ingin anaknya bersikap jujur dalam hal apa pun. Ketika anak mampu bersikap jujur, dia akan tumbuh menjadi pribadi yang tulus. Dengan kejujuran, tercipta hubungan yang sehat di dalam keluarga. Namun, melatih kejujuran anak tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Kejujuran anak tergantung lingkungan keluarga dan sekitarnya. Anak cenderung mempertahankan kejujuran jika dia memiliki teladan yang menguatkannya. Penanaman kejujuran harus dimulai sejak dini. Berikan pemahaman kepada anak, bahwa sikap jujur akan membuat dirinya mudah dipercaya orang lain.

Nah, berikut ini ada lima tips melatih kejujuran anak yang bisa Anda lakukan.

 

  • Mulailah dari Diri Anda
Source - pixabay

Source – pixabay

 

Sebagai orang tua, sudah semestinya Anda menjadi teladan. Anak-anak suka meniru dan melakukan apa pun yang dikerjakan orang tua. Jadi, kalau ingin melatih kejujuran anak, Anda harus memulai dari diri sendiri.

Sebagai contoh, Anda mengantar anak ke sekolah, lalu mengatakan akan menunggu di luar. Padahal, semua itu tidak benar. Anda pergi bekerja dan meninggalkannya sendiri di sekolah. Kelihatannya, hal ini sepele, tetapi merugikan Anda. Secara tidak langsung, Anda menanamkan jiwa pendusta pada diri anak.

Jadi, jangan berdusta pada anak meskipun tujuannya untuk menyenangkan hatinya. Ingat, anak sekarang lebih pintar, dia akan tahu saat Anda berbohong.

 

  • Berikan Sanksi pada Kebohongan dan Pujian untuk Kejujuran Anak

 

Anak-anak yang suka berbohong biasanya takut dimarahi orang tuanya. Itulah sebabnya, anak mengatakan apa pun untuk menutupi kesalahannya. Sebenarnya, kebiasaan anak ini akibat orang tua yang enggan memberikan penghargaan saat dia jujur.

Mungkin, si kecil berpikir, jujur maupun bohong, orang tuanya tetap marah. Solusinya, jangan sungkan memberikan pujian ketikan anak bersikap jujur. Katakan bahwa Anda menghargai kejujurannya. Sebaliknya, jika anak berdusta, hukumlah dia dengan sanksi yang mendidik. Hindari kekerasan dalam melatih kejujuran anak agar tidak menimbulkan tekanan mental.

 

  • Dekati Anak, tetapi Jangan Memberikan Tekanan Emosional
Source - pixabay

Source – pixabay

 

Setiap anak pasti pernah berdusta meskipun kecil. Saat Anda mengetahuinya, jangan langsung menyalahkan anak. Jika hal itu terjadi, anak bisa tertekan dan malah menarik diri. Selain itu, anak akan semakin sering berbohong karena takut kepada Anda.

Cobalah mendekatinya dengan memulai pembicaraan terlebih dahulu. Awali dengan kisah konyol Anda di masa muda. Pelan-pelan,  berikan cerita yang mampu meyakinkan anak tentang pentingnya sikap jujur.

Lambat laun, anak pasti mengerti bahwa bohong itu tidak baik. Dia pun akan menceritakan yang sebenarnya pada Anda tanpa paksaan. Seterusnya, anak berani bersikap jujur karena yakin, Anda memaafkan kecerobohannya.

 

  • Memberikan Perhatian kepada Anak

 

Perlu Anda ketahui, salah satu alasan anak berbohong, yaitu ingin mendapatkan perhatian. Mungkin, selama ini Anda sibuk bekerja atau mengurus rumah tangga sehingga jarang bermain dengan anak.

Saat anak merasa kesal dengan sikap Anda, dia akan mengarang kisah apa pun agar Anda tertarik. Barangkali, Anda menganggap itu kebohongan “putih”. Tapi, justru dari situlah awal terbentuknya pribadi pendusta dalam diri anak.

Supaya hal tersebut tidak terjadi, sebaiknya luangkan waktu untuk anak. Ajaklah dia mengobrol atau sekadar mendengarkan ceritanya. Dengan demikian, anak tidak akan berbohong karena kejujurannya pun Anda apresiasi.

  • Hindari Pertanyaan yang Memojokkan
Source - pixabay

Source – pixabay

Ketika Anda mengetahui anak berdusta, hindari memberikan pertanyaan yang memojokkan. Memang benar, pertanyaan itu bisa membuatnya berkata jujur. Tapi, dalam pandangan anak, kejujurannya pun tetap membuat Anda marah.

Solusinya, berikan penjelasan bahwa Anda akan memaafkan saat dia berkata jujur. Anda pun harus ingat, anak kecil tidak menyukai pertanyaan yang sifatnya menjebak. Anak-anak membenci pertanyaan yang pasti Anda ketahui jawabannya.

Demikian lima kiat melatih kejujuran anak. Semoga dapat membantu dalam mendidik anak supaya menjadi pribadi yang berbudi pekerti.

Leave a reply
5 Cara Mudah Melatih Anak Berpikir KritisInilah 5 Permainan Tradisional untuk Melatih Kecerdasan Interpersonal Anak
All comments (1)
  • […] cara menghormati aturan, menghargai teman dan juga lawan. Selain itu, bersikap sportif berarti melatih kejujuran dan komitmen tidak melanggar aturan. Ajaklah anak untuk membuat […] Read More[…] cara menghormati aturan, menghargai teman dan juga lawan. Selain itu, bersikap sportif berarti melatih kejujuran dan komitmen tidak melanggar aturan. Ajaklah anak untuk membuat konsekuensi jika aturan yang […] Read Less

    Reply

Leave Your Reply

Your email address will not be published.

Free Call

We are pleased to answer all your questions

+62 888 1 800 900
Live Chat via Whatsapp!