7 Tips Jitu Menghentikan Pertengkaran Anak

31 January 2019

Pertengkaran adalah hal yang lumrah terjadi pada anak-anak. Baik bertengkar dengan teman atau dengan kakak dan adiknya. Sebagai orang tua, Anda harus bersikap bijak untuk menghentikan pertengkaran anak.

Hal yang paling sulit saat menghentikan pertengkaran anak adalah mengetahui kapan waktu yang tepat untuk ikut campur dan mengambil tindakan. Ada beberapa hal yang bisa membantu Anda mengatasi situasi yang membingungkan ini.

Ajari Anak untuk Berdiskusi dan Memecahkan Masalah

Semuda apa pun usianya, anak biasanya bisa memahami dengan baik dasar-dasar keadilan untuk menghindari pertengkaran. Ketika Anda melihat anak mulai bergelagat akan bertengkar dengan teman atau saudaranya, ajaklah dia membicarakan cara lain untuk memecahkan masalah tersebut. Tentukan batasan apa yang boleh dan tidak boleh dia lakukan ketika sedang marah. Misalnya berteriak, menangis atau memukul. Jangan lupa untuk tetap mendengarkan pendapatnya karena mungkin saja si kecil punya solusi sendiri untuk masalahnya.

Puji Anak dan Beri Dia Dukungan Positif

Memuji dan memberikan dukungan yang positif tidak hanya bisa menghentikan pertengkaran anak tapi juga bisa membantunya menumbuhkan kebiasaan yang baik. Alih-alih hanya memarahi saat anak berbuat salah, penting juga memuji saat Anda melihatnya melakukan hal baik yang membantu. Ini adalah cara membuat anak menyadari bahwa ternyata dia akan mendapatkan perhatian saat berbuat baik ketimbang berbuat negatif. Ini akan membuatnya sebisa mungkin menjauhi pertengkaran.

Jadilah Contoh yang Baik Bagi Anak

Anda tidak bisa berharap bisa menghentikan pertengkaran anak jika orang dewasa di sekitarnya tidak kondusif. Orang tua adalah contoh yang paling dekat. Menunjukkan diri sebagai orang dewasa dengan bekerja sama dan berhubungan baik dengan orang lain adalah tugas Anda sebagai orang tua. Berikan contoh yang baik sepanjang waktu. Ingat, anak-anak selalu mengawasi Anda.

Tetaplah Tenang Meski Berada dalam Tekanan

Anak-anak selalu melihat dan mencontoh cara orang dewasa di sekitarnya bertindak, terlebih saat mereka marah, tidak menyukai sesuatu atau merasa tersinggung. Bersikap tenang saat berada dalam tekanan dan menunjukkan kontrol diri yang baik adalah sebuah contoh positif. Orang dewasa harus bisa menunjukkan pada anak tentang situasi-situasi yang mungkin membuat mereka marah dan langkah apa yang harus dilakukan untuk menenangkan diri.

Perhatikan Bagaimana Cara Anda Bereaksi dan Ikut Campur

Jika Anda sebagai orang tua berteriak, mempermalukan dan mengeluarkan kata-kata kasar, anak mungkin tidak akan menghentikan pertengkaran begitu saja. Hukuman dengan cara tersebut juga malah berpeluang membuat kemarahan anak semakin memuncak dan akhirnya mereka malah akan bertingkah di luar kendali.

Abaikan

Kebanyakan anak bertengkar karena masalah kecil dan biasaya akan reda dengan sendirinya. Jangan langsung bereaksi ketika melihat anak bertengkar dan lihat apakah mereka bisa menyelesaikan masalahnya sendiri. Pertengkaran biasanya juga terjadi karena anak mengharapkan perhatian. Ketika Anda mengabaikan pertengkaran dan menganggap hal itu bukan sesuatu yang layak diperhatikan, anak biasanya akan malas mengulanginya.

Ketika anak bertengkar dengan teman atau saudaranya, cukup minta mereka mengambil tempat di sudut ruangan dan menyelesaikannya. Jika sekiranya tidak ada tanda-tanda anak akan berbaikan, barulah Anda mengambil langkah menghentikannya.

Perlakukan Semuanya dengan Adil

Dengan siapapun anak bertengkar, jangan biarkan posisi Anda berat sebelah. Cari tahu bagaimana pertengkaran dimulai dan siapa yang menyebabkannya. Memihak hanya akan membuat masalah semakin besar karena akan ada yang merasa menjadi korban. Jika Anda ingin menghukum, berikan hukuman kepada keduanya dengan seimbang.

Bertengkar adalah hal yang biasa dilakukan anak-anak. Penanganan yang salah bisa menjadi akar masalah untuk anak di masa depan. Karena itu, penting bagi orang tua untuk mengambil langkah tepat dalam menghentikan pertengkaran anak.

Leave a reply
6 Tips Bantu Anak Menghadapi Cuaca Panas3 Tips Menumbuhkan Rasa Empati di dalam Diri Anak

Leave Your Reply

Your email address will not be published.

Free Call

We are pleased to answer all your questions

+62 888 1 800 900
Live Chat via Whatsapp!