Pukul 4 sore, matahari mulai condong ke barat, dan si kecil sudah mulai mondar mandir sambil bertanya, “Mommy, when is it time to eat?” Familiar dengan situasi ini? Waktu ngabuburit memang sering menjadi momen yang menantang bagi orangtua. Anak sudah mulai lapar, energi mulai menurun, tapi masih harus menunggu beberapa jam sampai berbuka puasa.
Membiarkan anak bermain gadget terus menerus atau tidur siang yang terlalu lama tentu bukan solusi terbaik. Waktu ngabuburit sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk aktivitas ngabuburit anak yang seru sekaligus edukatif. Di Apple Tree Pre-School BSD, kami percaya bahwa setiap momen bersama anak adalah kesempatan emas untuk belajar dan mempererat hubungan keluarga.
Aktivitas ngabuburit anak yang tepat tidak hanya mengisi waktu kosong, tapi juga mengembangkan berbagai keterampilan penting sambil menciptakan kenangan indah bersama keluarga. Berikut 8 rekomendasi aktivitas ngabuburit anak yang mudah dilakukan di rumah dan pastinya membuat si kecil tidak bosan menunggu waktu berbuka.
8 Aktivitas Ngabuburit Seru untuk Anak di Rumah
1. Membuat Kerajinan dari Bahan Bekas

Aktivitas ngabuburit anak yang satu ini tidak hanya seru tapi juga ramah lingkungan dan hemat biaya. Mengumpulkan bahan bekas seperti kardus, kertas, botol plastik, kemudian mengubahnya menjadi sesuatu yang baru adalah cara luar biasa untuk mengajarkan kreativitas kepada anak. Proses menggunting, menempel, dan mewarnai juga sangat baik untuk melatih kemampuan motorik halus yang penting untuk persiapan menulis di kemudian hari.
Anak anak memiliki imajinasi yang luar biasa, dan memberikan mereka bahan bahan sederhana bisa menghasilkan karya yang mengejutkan. Robot dari kardus bekas, pesawat dari botol plastik, atau rumah rumahan dari kotak sepatu, semua bisa tercipta dari tangan mungil mereka. Yang lebih penting, proses pembuatan mengajarkan anak tentang perencanaan, pemecahan masalah, dan kepuasan menyelesaikan sesuatu dengan usaha sendiri.
Ketika si kecil berhasil membuat sesuatu, jangan lupa berikan apresiasi dengan mengatakan “Wow, you did such a great job! I’m so proud of you!” Pujian yang tulus akan meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi anak untuk terus berkreasi.
Langkah Langkah Membuat Kerajinan:
- Kumpulkan bahan bekas bersama anak sambil menjelaskan bahwa barang barang ini bisa disulap menjadi mainan baru yang keren
- Tanyakan kepada anak apa yang ingin mereka buat, biarkan imajinasi mereka memimpin proses kreatif
- Siapkan gunting anak yang aman, lem, dan alat pewarna di meja yang sudah dialasi koran atau plastik
- Bantu anak menggunting bagian yang sulit sambil tetap membiarkan mereka melakukan sebanyak mungkin sendiri
- Setelah selesai, pajang hasil karya di tempat yang terlihat agar anak merasa bangga dengan pencapaiannya
2. Sesi Membaca Cerita Interaktif

Membaca bersama adalah aktivitas ngabuburit anak yang klasik namun tidak pernah kehilangan pesonanya. Berbeda dengan membaca biasa, sesi membaca interaktif melibatkan anak secara aktif dalam cerita. Orangtua bisa menggunakan berbagai intonasi suara untuk karakter yang berbeda, membuat efek suara, atau bahkan mengajak anak memprediksi apa yang akan terjadi selanjutnya.
Manfaat membaca untuk perkembangan anak sangatlah besar. Kosa kata bertambah, kemampuan mendengarkan meningkat, dan imajinasi berkembang. Anak yang terbiasa dibacakan cerita juga cenderung memiliki kemampuan konsentrasi yang lebih baik dan kecintaan terhadap buku yang akan bertahan seumur hidup.
Pilih buku dengan gambar yang menarik dan cerita yang sesuai usia anak. Saat membaca, sesekali berhenti dan tanyakan “What do you think will happen next?” atau “How do you think the bunny feels right now?” Pertanyaan pertanyaan sederhana ini mengajarkan anak untuk berpikir kritis dan memahami emosi.
Apa yang Dipelajari Anak:
- Kosa kata baru dan struktur kalimat melalui mendengarkan cerita yang dibacakan dengan ekspresif
- Kemampuan mendengarkan dan fokus yang semakin terasah seiring bertambahnya durasi membaca
- Pemahaman sebab akibat dari alur cerita dan tindakan karakter dalam buku
- Empati dan kecerdasan emosional melalui diskusi tentang perasaan karakter dalam cerita
- Kecintaan terhadap buku dan membaca yang akan menjadi bekal penting untuk pendidikan formal
3. Memasak atau Membuat Kue Sederhana

Aktivitas ngabuburit anak yang melibatkan memasak atau membuat kue adalah pengalaman belajar yang kaya dan menyenangkan. Dapur menjadi laboratorium di mana anak bisa belajar tentang pengukuran, mengikuti instruksi, dan melihat langsung bagaimana bahan bahan mentah berubah menjadi makanan lezat.
Untuk aktivitas ngabuburit, pilih resep yang sederhana dan tidak memerlukan waktu lama. Membuat smoothie, mencampur salad buah, atau menyiapkan topping untuk roti bisa menjadi pilihan yang tepat. Anak anak sangat senang ketika mereka bisa ikut berkontribusi menyiapkan makanan berbuka, dan rasa bangga itu akan membuat mereka lebih semangat.
Aspek keamanan tentu harus diperhatikan. Jauhkan anak dari kompor panas dan pisau tajam, tapi biarkan mereka melakukan tugas tugas yang aman seperti mencuci buah, mencampur adonan, atau menata hasil masakan di piring. Ketika selesai, nikmati hasil masakan bersama dan katakan “You’re such a great little chef!”
Daftar Resep Mudah untuk Anak:
- Smoothie buah dengan campuran pisang, stroberi, yogurt, dan madu yang tinggal diblender bersama
- Salad buah warna warni dengan potongan semangka, melon, anggur, dan saus yogurt manis
- Sandwich isi selai kacang dan pisang yang bisa anak susun dan hias sendiri sesuai kreativitas mereka
- Puding cup dengan lapisan biskuit, puding cokelat, dan whipped cream yang mudah dirakit tanpa perlu memasak
- Es buah sederhana dengan sirup dan susu kental manis yang segar untuk berbuka puasa
4. Eksperimen Sains Sederhana

Anak anak adalah ilmuwan alami yang penuh rasa ingin tahu tentang dunia di sekitar mereka. Eksperimen sains sederhana sebagai aktivitas ngabuburit anak bisa memuaskan keingintahuan tersebut sambil mengajarkan konsep konsep dasar sains dengan cara yang menyenangkan. Melihat reaksi kimia sederhana atau fenomena fisika akan membuat mata mereka berbinar dan pikiran mereka penuh pertanyaan.
Banyak eksperimen sains yang bisa dilakukan dengan bahan bahan yang sudah ada di rumah. Reaksi antara soda kue dan cuka yang menghasilkan gelembung, percobaan tenggelam dan mengapung dengan berbagai benda, atau membuat pelangi dengan air dan cermin, semuanya sederhana namun menakjubkan bagi anak anak.
Saat melakukan eksperimen, ajak anak untuk mengamati dan bertanya. Miss di sekolah sering mengajarkan anak untuk selalu bertanya “What do you see? What do you think will happen?” Pertanyaan pertanyaan ini membangun pola pikir ilmiah dan kemampuan observasi yang sangat berharga.
Langkah Langkah Eksperimen Gunung Berapi Mini:
- Siapkan wadah plastik atau botol bekas, tanah liat atau plastisin untuk membentuk gunung, soda kue, cuka, pewarna makanan, dan sabun cuci piring
- Ajak anak membentuk tanah liat menyerupai gunung di sekeliling botol, biarkan mereka berkreasi dengan bentuknya
- Masukkan 2 sendok makan soda kue ke dalam botol, tambahkan sedikit sabun cuci piring dan beberapa tetes pewarna merah
- Tuang cuka perlahan lahan ke dalam botol dan saksikan bersama anak “letusan” gunung berapi yang spektakuler
- Diskusikan bersama anak apa yang terjadi, mengapa bisa meletus, dan hubungkan dengan gunung berapi sungguhan di alam
5. Menari dan Bermain Musik

Ketika energi anak mulai menurun dan mood mulai tidak stabil menjelang berbuka, musik dan gerakan adalah solusi yang tepat. Aktivitas ngabuburit anak yang melibatkan menari dan bermain musik bisa langsung mengangkat semangat dan melepaskan endorfin yang membuat perasaan lebih bahagia. Tidak perlu koreografi yang rumit atau alat musik yang mahal, yang penting adalah bergerak dan bersenang senang bersama.
Gerakan dan musik juga sangat baik untuk perkembangan motorik kasar anak. Melompat, berputar, bertepuk tangan mengikuti irama, semua gerakan ini melatih koordinasi tubuh dan keseimbangan. Selain itu, mendengarkan musik dengan berbagai tempo dan ritme membantu anak memahami konsep cepat lambat dan keras lembut.
Ciptakan suasana konser mini di rumah dengan menyalakan lampu warna warni atau mematikan lampu utama dan menggunakan senter. Anak anak akan merasa seperti bintang panggung dan momen ini akan menjadi kenangan indah yang tidak terlupakan. Orangtua juga harus ikut bergerak, karena anak akan lebih semangat melihat “Mommy, you’re dancing too!”
Saran Aktivitas Musik dan Tari:
- Buat playlist lagu anak yang ceria dan upbeat, campurkan lagu Indonesia dan lagu berbahasa Inggris untuk variasi
- Gunakan peralatan rumah tangga sebagai alat musik improvisasi seperti panci sebagai drum atau botol berisi beras sebagai marakas
- Mainkan permainan freeze dance di mana semua harus berhenti bergerak saat musik berhenti secara tiba tiba
- Ajak anak membuat gerakan signature untuk lagu favorit mereka yang bisa diulang setiap kali lagu itu diputar
- Rekam penampilan tari anak dengan handphone dan putar kembali untuk ditonton bersama sambil tertawa gembira
6. Bermain Puzzle dan Permainan Asah Otak

Aktivitas ngabuburit anak yang menstimulasi otak seperti puzzle dan permainan asah otak sangat bermanfaat untuk perkembangan kognitif. Menyusun puzzle melatih kemampuan spasial, pengenalan pola, dan kesabaran. Sedangkan permainan papan sederhana mengajarkan anak tentang mengikuti aturan, menunggu giliran, dan menerima kekalahan dengan sportif.
Pilih puzzle dengan jumlah kepingan yang sesuai usia dan kemampuan anak. Untuk anak usia 2 hingga 3 tahun, puzzle dengan 4 hingga 12 keping sudah cukup menantang. Anak usia 4 hingga 6 tahun bisa mencoba puzzle dengan 20 hingga 50 keping. Yang penting, tingkat kesulitan harus menantang tapi tidak membuat frustrasi.
Permainan memori dengan kartu bergambar juga sangat baik untuk melatih daya ingat dan konsentrasi anak. Letakkan beberapa pasang kartu bergambar secara terbalik di meja, lalu ajak anak menemukan pasangannya dengan membalik dua kartu secara bergantian. Permainan sederhana ini bisa dimainkan berulang kali tanpa membosankan dan sangat efektif mengisi waktu ngabuburit.
Apa yang Dipelajari Anak:
- Kemampuan pemecahan masalah melalui proses mencoba berbagai kemungkinan untuk menyelesaikan puzzle
- Kesabaran dan ketekunan ketika menghadapi tantangan yang tidak bisa diselesaikan dengan instan
- Pengenalan pola, bentuk, dan warna yang membantu perkembangan kognitif secara keseluruhan
- Kemampuan fokus dan konsentrasi yang semakin terasah seiring meningkatnya durasi bermain
- Sportivitas dan kemampuan mengelola emosi ketika menang maupun kalah dalam permainan
7. Bermain Peran dan Bercerita

Imajinasi anak anak tidak terbatas, dan bermain peran adalah cara sempurna untuk menyalurkan kreativitas tersebut. Aktivitas ngabuburit anak yang melibatkan bermain peran memungkinkan mereka menjelajahi berbagai karakter, situasi, dan emosi dalam lingkungan yang aman. Anak bisa menjadi dokter yang memeriksa pasien, guru yang mengajar murid, atau koki yang memasak di restoran mewah.
Bermain peran sangat bermanfaat untuk perkembangan sosial dan emosional anak. Ketika anak berpura pura menjadi orang lain, mereka belajar melihat dunia dari perspektif berbeda. Kemampuan ini adalah dasar dari empati yang sangat penting untuk hubungan sosial yang sehat di masa depan. Selain itu, bermain peran juga melatih kemampuan berbahasa karena anak harus membuat dialog dan berkomunikasi sesuai karakter yang dimainkan.
Tidak perlu kostum atau properti yang mahal untuk bermain peran. Selendang bisa menjadi jubah superhero, kotak kardus bisa menjadi mobil atau pesawat, dan boneka boneka yang ada di rumah bisa menjadi pasien, murid, atau pelanggan. Orangtua bisa ikut bermain dan mengikuti alur cerita yang diciptakan anak. Ketika anak berkata “Mommy, you be the patient and I’ll be the doctor!”, ikuti saja permainan mereka dengan antusias.
Langkah Langkah Bermain Peran:
- Tanyakan kepada anak ingin bermain peran sebagai apa hari ini, berikan beberapa pilihan seperti dokter, guru, atau penjual di toko
- Kumpulkan properti sederhana yang ada di rumah untuk mendukung permainan, seperti stetoskop mainan, buku, atau mainan makanan
- Buat area bermain dengan menata furniture atau bantal sebagai setting cerita, biarkan anak ikut menentukan tata letaknya
- Mulai permainan dengan membiarkan anak memimpin cerita, orangtua cukup mengikuti dan merespons sesuai karakter yang diminta
- Ajukan pertanyaan pertanyaan yang memperkaya cerita seperti “What should I do next, Doctor?” atau “How much does this cost?”
- Akhiri permainan dengan diskusi ringan tentang pengalaman bermain dan karakter apa yang ingin dicoba lain kali
8. Berkebun dan Merawat Tanaman

Aktivitas ngabuburit anak yang menghubungkan mereka dengan alam memiliki manfaat yang luar biasa untuk perkembangan holistik. Berkebun dan merawat tanaman mengajarkan anak tentang siklus kehidupan, tanggung jawab, dan kesabaran dalam menunggu hasil. Melihat biji yang mereka tanam tumbuh menjadi tanaman adalah pengalaman ajaib yang memberikan kepuasan mendalam.
Untuk anak anak, berkebun tidak harus rumit atau memerlukan lahan yang luas. Menanam kacang hijau di kapas basah, merawat tanaman hias kecil di pot, atau sekadar menyiram tanaman yang sudah ada bisa menjadi aktivitas yang sangat bermakna. Proses menyentuh tanah, memegang biji, dan menyiram air juga memberikan stimulasi sensorik yang baik untuk perkembangan saraf anak.
Berkebun juga mengajarkan konsep tanggung jawab yang konkret. Anak belajar bahwa tanaman membutuhkan perawatan rutin untuk tetap hidup dan tumbuh. Miss di kelas sering mengatakan kepada anak anak, “Plants need water and sunlight, just like you need food and love to grow big and strong!” Analogi sederhana ini membantu anak memahami kebutuhan makhluk hidup lain.
Daftar Tanaman yang Cocok untuk Anak:
- Kacang hijau yang ditanam di kapas basah karena pertumbuhannya cepat dan anak bisa melihat hasilnya dalam beberapa hari saja
- Bunga matahari yang bijinya besar dan mudah ditanam, dengan pertumbuhan yang menarik untuk diamati setiap hari
- Kangkung atau bayam yang bisa ditanam di pot kecil dan hasilnya bisa dipanen untuk dimakan bersama keluarga
- Tanaman sukulen yang tahan lama dan tidak memerlukan perawatan intensif, cocok untuk anak yang baru belajar berkebun
- Tomat ceri yang menyenangkan untuk dipanen dan memberikan kepuasan instan ketika buahnya matang dan berwarna merah
Kembangkan Potensi Si Kecil Bersama Apple Tree
Aktivitas ngabuburit anak di rumah adalah cara yang luar biasa untuk mengisi waktu menunggu berbuka sambil belajar dan mempererat hubungan keluarga. Namun, untuk pengalaman belajar yang lebih terstruktur dan komprehensif, lingkungan sekolah yang suportif juga sangat penting bagi tumbuh kembang anak.
Di Apple Tree Pre-School BSD yang berlokasi di Gedung Educenter BSD, kami mendesain setiap aktivitas pembelajaran dengan tujuan yang jelas dan sesuai tahap perkembangan anak. Menggunakan kurikulum Singapura yang terintegrasi, anak anak tidak hanya bermain tapi juga mengembangkan kemampuan dalam berbagai bidang seperti English, Mathematics, Chinese, Creativity, Science, dan masih banyak lagi.
Program kelas kami tersedia untuk berbagai usia mulai dari Toddler untuk usia 1,5 hingga 2 tahun, Pre-Nursery untuk usia 2 hingga 3 tahun, Nursery untuk usia 3 hingga 4 tahun, hingga Kindergarten 1 dan 2 untuk usia 4 hingga 6 tahun. Setiap kelas dirancang dengan rasio guru dan murid yang optimal agar setiap anak mendapat perhatian yang cukup. Yuk, berikan si kecil pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna! Hubungi kami sekarang melalui WhatsApp atau telepon langsung di +62 888-1800-900 untuk informasi lebih lanjut tentang pendaftaran.
Ayo bermain dan belajar bersama teman teman baru di Apple Tree Pre-School BSD! 🌟