Proses Belajar Bayi, Ini Faktanya!

Bayi

Bayi yang baru lahir terkadang terlihat menggemaskan, terutama ketika mereka sedang mengenali hal hal disekitar dirinya, mereka bisa mencoba menggerakkan badan, memanipulasi objek, mengerti dan juga berbicara tentu-nya, meski begitu, tidaklah mudah untuk melakukan semua itu semua. Dan dibalik pergerakkan yang dilakukan bayi sebenarnya itulah proses belajar dari sang buah hati.

Menurut beberapa penelitian, bayi sendiri memiliki beberapa proses belajar, dan proses belajar yang dilakukan oleh si bayi ternyata cukup berat, jadi kita pasti akan terkesima dengan kemampuan anak kita yang bisa belajar dengan cepat tanpa kita sadari.

 

Sejak trimester pertama kehamilan, otak bayi ternyata sudah bisa memproses suara, bahkan, bayi dinilai masih akan mengingatnya setelah dilahirkan.

Beberapa studi di Swedia mengatakan bahwa pada usia 30 hari atau belum lebih dari sebulan, bayi sendiri sudah terbiasa mendengar kosa kata dalam bahasa ibu yang sering didengarkan di kandungan si ibu daripada bahasa asing lain yang mungkin saja mereka baru dengan atau kenali di luar kandungan.

Hal ini membuat kita sebagai orang tua harus rajin berbicara kepada anak kita meski si anak masih dalam perut kita, hal ini bisa membuat si anak mengetahui suara kita dan bisa membantu pelajaran si bayi di dalam perut kita.

 

Seperti orang dewasa yang sedang belajar bahasa baru, bayi juga akan mengenali kata sifat, kata kerja, dan sebuah kalimat, dan sebuah studi juga menemukan fakta dimana bayi mempelajari hal tersebut sejak mereka belum bisa berbicara, meski belum bisa berbicara, mereka sudah bisa mencerna apa yang kita bicarakan kepada dirinya, tentu saja hal tersebut akan membuat kita berbicara dengan hati-hati.

 

Terkadang kita sering melihat bayi sering menggerakkan mulut mereka ketika kita berbicara, ternyata ada riset yang mengatakan bahwa bayi enam bulan memang perlu menggerakkan mulut mereka agar dapat membantu mengetahui sebuah kata dari orang lain maupun dari diri kita sendiri.

 

Terkadang kita sering melihat bahwa anak kecil selalu mencoba apa yang dilakukan oleh orang tua si kecil, entah itu dirinya bisa atau tidak, tetapi ternyata hal tersebut merupakan hal dasar seorang bayi.

Melihat orang lain atau orang dewasa bergerak, menyentuh, dan memegang mainan dapat mengaktifkan otak bayi yang dapat berhubungan dengan tangan dan kaki, empati ini membantu bayi untuk meniru gerakkan orang dewasa lainnya yang dirinya lihat sendiri.

 

Riset universitas di Amerika mengatakan bahwa ketika kita berbicara dengan si kecil dan kita menyentuh bagian tubuh mereka sendiri dengan menjelaskan apa yang salah yang telah dibicarakan oleh si anak akan membantu mereka mengerti.

 

Banyak orang bingung atau kaget melihat seorang anak kecil dapat berbicara bahasa baru atau dapat berinteraksi dengan baik melalui audio maupun video, dan sebuah riset mengatakan bahwa bersosialisasi sendiri dapat membantu respon otak anak lebih cepat.

 

Anda bisa mendengarkan music atau lagu kepada anak Anda sejak kecil, hal ini dipastikan setelah bayi memang t ercatat lebih mudah mengenali nada dan ritme dalam sebuah music, sebuah jurnal psikologi mengatakan bahwa kemampuan bayi soal music adalah salah satu tahap mereka mempelajari music dan juga berbicara.

 

Belajar instrument musik dan ritme akan membantu setiap orang tua sejak ini agar anak mereka dapat berkomunikasi dengan Anda, hal ini tentu saja sama seperti dengan mengajari anak untuk melambaikan tangan dan menunjuk barang-barang yang dirinya inginkan atau yang dirinya tertarik.

 

Sering kita melihat anak kecil sering tertawa ketika masih kecil, meski begitu, ternyata tertawa membuat si kecil lebih cepat belajar, di usia 18 bulan, mereka sebenarnya sudah bisa menciptakan humor mereka sendiri dan juga bisa mengerti apa itu empati.

 

Kejutan selalu menjadi hal yang bisa membuat si kecil cepat belajar, banyak hal yang bisa memberikan kejutan pada bayi yang membuat mereka terpancing perhatiannya dan tentu saja akan lebih mudah bagi Anda untuk dapat memberikan hal yang baru dan bisa langsung terekam di kepala si kecil tentang kejutan apa yang diberikan oleh Anda kepada si kecil.

 

Jika Anda melihat yang belum pernah terjadi sebelum-nya, stimulus visual pada otak akan lebih aktif, bayi sendiri sudah bisa mengetahui yang sebelumnya telah dilihat, dan bisa berekspektasi sesuai dengan hal atau apapun yang sering dilihat atau dimainkannya.

 

Meski banyak anak susah untuk disuruh tidur siang atau tidur siang secara sendiri, Anda harus membiasakan anak Anda untuk dapat tidur siang, terlebih hal tersebut bisa membantu si kecil mengerti apa yang Anda bicarakan setelah mendapatkan tidur yang neynyak.

 

Bayi sering terlihat tertarik ketika melihat kucing atau anjing, hal tersebut memang merupakan hal yang biasa saja, karena bayi memiliki rasa ingin tahu yang cukup besar, sekalipun bayi tidak mengerti bahasa lain, tentu saja rasa ingin tahu mereka sangat besar dan bisa meminta nada telepon yang akan dipakai oleh orang tua atau anak Anda nantinya.

 

Bayi akan mengenali rasa buah yang pernah dimakan oleh si bunda di trimester pertama, dan tentu saja hal itu harus diperhatikan agar orang tua makan makanan yang menyehatkan.

Begitulah beberapa fakta mengenai si kecil, dan tentu saja sebagai orang tua Anda harus sabar untuk hal tersebut yah.

 

Exit mobile version