Ingin Si Kecil Jadi Entrepreneur? Ini 6 Langkah Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur Sejak Dini

clovershomeandgarden.com

Semakin berkembangnya industri ekonomi kreatif di Indonesia memberikan peluang besar bagi para entrepreneur muda untuk maju. Berbagai bisnis start up tumbuh subur di seluruh penjuru negeri. Profesi entrepreneur pun tak lagi dipandang sebelah mata. Bukan tak mungkin anak Anda berani mencantumkan profesi tersebut sebagai cita-citanya. Terlebih jika lingkungan sekitar mendukung Anda untuk menumbuhkan jiwa entrepreneur pada anak sejak dini.

Memang faktor lingkungan cukup berperan penting dalam awal pengenalan dunia wirausaha. Keberadaan role model memudahkan anak untuk mengamati dan terlibat aktif dalam keseharian seorang entrepreneur. Contoh pertama dan utama tentu saja Anda.

Jika kebetulan Anda berwirausaha, sering-sering mengajak anak bekerja akan membantunya learning by doing. Dari sini, nilai-nilai entrepreneurship itu terinternalisasi dalam diri anak secara alami. Semata karena ia biasa melihat Anda bekerja sehari-hari. Lalu secara berkala, ajak anak berdiskusi tentang apa saja yang ia dapat saat ikut bekerja dengan Anda.

Menumbuhkan jiwa entrepreneur memang bukanlah pekerjaan rumah singkat. Semuanya memakan proses panjang. Maka, Anda perlu memulainya sejak anak masih kecil. Penanaman nilai-nilai entrepreneurship pun tak melulu dalam bentuk diskusi atau ‘kuliah.’ Bisa dengan membaca buku, memberikan anak tugas rumah tangga, dan tentu saja bermain.

Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur dengan Cara Seru

Sesuai usianya, tugas perkembangan utama anak adalah bermain. Maka saat Anda akan mengajarkan anak sesuatu, jauh lebih efektif melalui permainan. Demikian pula halnya dengan menumbuhkan jiwa entrepreneur. Nah, 6 langkah berikut ini bisa menjadi contekan Anda.            

Bantu anak mengenali minat dan bakatnya

Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur

assets.entrepreneur.com

Cara termudah untuk mengenali minat dan bakat anak adalah dengan memperkenalkan beragam kegiatan padanya. Mulai dari menggambar, menari, menyanyi, berkebun, jalan-jalan ke kebun binatang, olah raga, dan lain sebagainya. Seiring berjalannya waktu, bantu anak  memilih mana yang paling ia senangi. Anda pun bisa mengembangkan lebih dalam minat dan bakatnya.

Bermain peran atau permainan pura-pura (role play)

theintelligentnest.files.wordpress.com

Permainan pura-pura (role play) bisa menjadi salah satu cara menumbuhkan jiwa entrepreneur pada anak. Misalnya, saat bermain jual-jualan. Anak bertindak sebagai penjual, sedangkan Anda menjadi pembelinya. Sediakan pula uang mainan dengan berbagai nominal yang cocok sebagai sarana pengenalan uang. Anak juga belajar bagaimana mengelola uang yang dimilikinya agar bisa membeli barang yang diinginkan.

Ajak anak berkunjung ke pabrik atau workshop industri rumahan

sacramentovalley.org

Kunjungan ini akan membantu anak memahami bahwa setiap barang yang dijual harus diproduksi lebih dulu sebelum sampai ke pembeli. Contohnya, pergi ke pabrik tahu. Anak mengerti tahu itu dibuat dari kacang kedelai dan diproses sedemikian rupa hingga bisa dijual.

Ajak anak ke pasar atau pusat belanja

kidsinadelaide.com.au

Di tempat tersebut berbagai transaksi ekonomi terjadi, termasuk peran penjual dan pembeli. Anak dapat mengamati proses berwirausaha yang dilakukan oleh si penjual, termasuk bagaimana berhubungan dengan pembeli.

Berikan anak tugas rumah tangga sesuai usianya

pixfeeds.com

Tugas harian ini akan membantu anak belajar bertanggung jawab pada tugasnya. Beberapa contoh tugas harian adalah membereskan mainan, memberi makanan hewan peliharaan, mengenakan pakaian sendiri, dan membuang sampah pada tempatnya. Dengan cara ini, anak tahu bahwa tugas itu adalah pekerjaan yang harus ia selesaikan.

Buat daftar ide usaha menarik versi anak

succeedfeed.com

Ajak anak mendata apa saja ide usaha menarik versi dirinya. Langkah ini akan membantu anak berpikir kreatif, sekaligus melatih anak untuk jeli melihat peluang di sekitarnya.

Itulah 6 langkah menumbuhkan jiwa entrepreneur sejak dini pada anak. Saat ia mulai tertarik, tugas penting Anda adalah menjaga agar api itu tetap menyala. Fasilitasi ide dan keinginannya, termasuk kemungkinan untuk mewujudkan idenya. Siapa tahu kelak si kecil akan menjadi entrepreneur sukses di masa depan.

Exit mobile version