“Mommy, why do we fast?” Pertanyaan polos ini mungkin pernah kamu dengar dari si kecil saat bulan Ramadan tiba. Momen seperti ini sebenarnya adalah kesempatan emas untuk mengajarkan nilai nilai kebaikan kepada anak. Sayangnya, banyak orangtua yang bingung harus memulai dari mana dan kegiatan apa yang cocok untuk usia mereka.
Kami di Apple Tree Pre-School BSD percaya bahwa kegiatan Ramadan anak tidak harus selalu serius dan membosankan. Justru sebaliknya, aktivitas yang menyenangkan akan membuat anak lebih mudah memahami dan mencintai bulan suci ini. Bayangkan betapa bahagianya si kecil saat bisa ikut serta dalam berbagai kegiatan Ramadan yang seru sekaligus edukatif. Dengan pendekatan yang tepat, Ramadan bisa menjadi momen berharga untuk membangun karakter dan kedekatan emosional antara orangtua dan anak.
Mengapa Kegiatan Ramadan Anak Perlu Direncanakan?
Anak usia TK memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar terhadap segala hal di sekitarnya. Saat melihat orang dewasa berpuasa, sholat tarawih, atau berbagi takjil, mereka pasti bertanya tanya dan ingin ikut terlibat. Kegiatan Ramadan anak yang terencana dengan baik akan menyalurkan rasa penasaran ini ke arah yang positif dan bermakna.
Selain itu, anak usia 4 hingga 6 tahun sedang berada di fase golden age dimana otak mereka menyerap informasi dengan sangat cepat. Kegiatan Ramadan anak yang edukatif akan menanamkan nilai nilai kebaikan yang akan mereka ingat hingga dewasa. Miss di sekolah sering berkata, “What you learn with love, you remember forever!” Dan ini sangat benar adanya.
10 Ide Kegiatan Ramadan Edukatif yang Menyenangkan
Berikut adalah berbagai ide kegiatan Ramadan anak yang bisa kamu coba di rumah bersama si kecil. Semua aktivitas ini dirancang agar mudah dilakukan, menyenangkan, dan tentunya sarat dengan nilai pembelajaran.
1. Membuat Kalender Hitung Mundur Ramadan

Kegiatan Ramadan anak yang pertama adalah membuat kalender hitung mundur bersama sama. Aktivitas ini membantu anak memahami konsep waktu dan menumbuhkan rasa antusiasme terhadap bulan suci. Setiap hari anak bisa menandai atau membuka satu bagian kalender sambil menyebutkan hari keberapa puasa berjalan.
Kamu bisa membuat kalender dari kertas karton warna warni dengan 30 kotak atau amplop kecil. Di dalam setiap kotak, selipkan stiker, permen kecil, atau catatan berisi tantangan kebaikan harian. Si kecil pasti akan excited setiap pagi untuk membuka kalendernya sambil berkata, “Mommy, what’s inside today?”
2. Menghias Rumah dengan Craft Bertema Ramadan
Melibatkan anak dalam menghias rumah adalah kegiatan Ramadan anak yang sangat menyenangkan. Anak bisa membuat lentera dari kertas, bintang bulan dari kardus, atau banner bertuliskan “Ramadan Mubarak” dengan crayon dan cat air. Aktivitas craft seperti ini melatih motorik halus sekaligus kreativitas mereka.
Kami sering melakukan kegiatan serupa di kelas dan anak anak selalu antusias. Miss akan berkata, “Let’s make something beautiful for Ramadan!” Dan dalam sekejap, ruang kelas berubah menjadi studio seni mini yang penuh warna dan tawa.
3. Bermain Peran Sholat dan Mengaji
Kegiatan Ramadan anak berikutnya adalah bermain peran atau role play. Sediakan sajadah kecil, mukena mini untuk anak perempuan, dan peci untuk anak laki laki. Biarkan mereka meniru gerakan sholat dan mengaji meskipun belum sempurna. Yang penting adalah membangun kebiasaan dan kecintaan terhadap ibadah sejak dini.
Jangan lupa berikan pujian saat mereka selesai, “Mashallah, you did a great job!” Pujian sederhana seperti ini akan memotivasi anak untuk terus berlatih dengan semangat.
4. Menyiapkan Takjil Bersama di Dapur

Aktivitas memasak sederhana bisa menjadi kegiatan Ramadan anak yang sangat berkesan. Libatkan si kecil dalam menyiapkan takjil seperti membuat kurma cokelat, menyusun buah di piring, atau mengaduk es buah. Mereka akan merasa bangga karena bisa membantu dan berkontribusi untuk keluarga.
Saat berbuka, anak akan dengan bangga berkata, “Daddy, I made this!” Momen seperti ini tidak hanya mengajarkan keterampilan dasar memasak, tapi juga membangun rasa percaya diri dan kemandirian.
5. Membaca Buku Cerita Bertema Ramadan
Kegiatan Ramadan anak yang tidak boleh dilewatkan adalah story time dengan buku cerita bertema Ramadan. Pilih buku dengan ilustrasi menarik dan cerita yang mudah dipahami anak usia TK. Bacakan setiap malam sebelum tidur atau saat menunggu waktu berbuka sebagai quality time bersama.
Buku cerita membantu anak memahami konsep puasa, berbagi, dan kebaikan dengan cara yang menyenangkan. Kamu bisa bertanya, “What did you learn from the story?” untuk memastikan mereka memahami pesan moral yang disampaikan.
6. Membuat Kotak Amal dari Barang Bekas

Mengajarkan sedekah bisa dimulai dengan kegiatan Ramadan anak yang praktis, yaitu membuat kotak amal sendiri. Gunakan kotak bekas susu atau kardus sepatu yang dihias dengan kertas warna dan stiker. Ajak anak untuk menyisihkan sebagian uang jajan mereka ke dalam kotak ini setiap hari.
Di akhir Ramadan, ajak anak untuk menghitung uang yang terkumpul dan menyumbangkannya bersama sama. Pengalaman langsung seperti ini jauh lebih bermakna daripada sekadar memberitahu anak bahwa berbagi itu penting.
7. Tantangan 30 Hari Kebaikan
Buat daftar 30 kebaikan sederhana yang bisa dilakukan anak setiap hari selama Ramadan. Contohnya membantu ibu merapikan mainan, berbagi makanan dengan teman, mengucapkan terima kasih, atau memeluk anggota keluarga. Kegiatan Ramadan anak ini mengajarkan bahwa kebaikan tidak harus dalam bentuk besar.
Setiap kali anak berhasil melakukan satu kebaikan, berikan stiker bintang di chart khusus. Di akhir Ramadan, anak dengan stiker terbanyak bisa mendapat hadiah kecil sebagai apresiasi.
8. Menonton Video Edukatif Ramadan Bersama
Di era digital ini, kegiatan Ramadan anak juga bisa memanfaatkan teknologi dengan bijak. Pilih video edukatif tentang Ramadan yang sesuai dengan usia anak, seperti lagu lagu Islami atau animasi cerita nabi. Batasi durasi menonton dan dampingi anak untuk mendiskusikan apa yang mereka tonton.
Miss di sekolah selalu mengingatkan, “Screen time is okay, but learning time is better!” Jadi pastikan tontonan tetap memberikan nilai edukasi dan bukan sekadar hiburan semata.
9. Bermain Games Edukatif Bertema Ramadan
Kamu bisa menciptakan berbagai games sederhana sebagai kegiatan Ramadan anak di rumah. Misalnya puzzle gambar masjid, flashcard huruf hijaiyah, atau permainan tebak tebakan tentang Ramadan. Aktivitas bermain sambil belajar seperti ini membuat anak tidak merasa sedang digurui.
Libatkan seluruh anggota keluarga dalam games ini agar suasana semakin seru. Anak anak pasti akan berteriak excited, “I win! I win!” sambil tertawa bahagia.
10. Mengunjungi Masjid Bersama Keluarga

Kegiatan Ramadan anak yang terakhir namun sangat bermakna adalah mengajak mereka mengunjungi masjid. Biarkan anak merasakan suasana Ramadan yang sesungguhnya dengan melihat orang orang beribadah, mendengar adzan, dan merasakan kebersamaan umat Muslim. Pengalaman nyata seperti ini akan membekas dalam ingatan mereka.
Sebelum berangkat, jelaskan kepada anak tentang adab di masjid agar mereka bisa bersikap sopan dan tenang. Setelah pulang, tanyakan perasaan mereka, “How do you feel after visiting the mosque?” Jawaban mereka pasti akan menghangatkan hati.
Tips Agar Kegiatan Ramadan Anak Berjalan Lancar
Agar semua kegiatan Ramadan anak yang sudah direncanakan berjalan dengan baik, ada beberapa tips yang perlu kamu perhatikan. Pertama, sesuaikan aktivitas dengan usia dan kemampuan anak agar mereka tidak merasa terbebani. Kedua, libatkan anak dalam memilih kegiatan agar mereka merasa memiliki ownership. Ketiga, jangan memaksakan jika anak sedang tidak mood, coba lagi di lain waktu dengan pendekatan berbeda.
Yang terpenting, jadikan semua kegiatan Ramadan anak sebagai momen bonding yang menyenangkan. Bukan hasilnya yang utama, melainkan proses dan kebersamaan yang tercipta selama aktivitas berlangsung.
Dukung Tumbuh Kembang Si Kecil Bersama Apple Tree
Kegiatan Ramadan anak yang edukatif adalah investasi berharga untuk membentuk karakter dan nilai nilai kebaikan sejak dini. Dengan berbagai ide aktivitas di atas, kamu bisa menjadikan bulan Ramadan sebagai momen pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna bagi seluruh keluarga.
Di Apple Tree Pre-School BSD yang berlokasi di Gedung Educenter BSD, kami berkomitmen untuk mendukung tumbuh kembang anak secara holistik. Melalui program kelas untuk usia 1,5 hingga 6 tahun dengan Adopted Singapore Curriculum, kami tidak hanya mengajarkan akademik, tetapi juga menanamkan nilai nilai moral dan karakter yang baik.
Yuk, percayakan pendidikan si kecil kepada Apple Tree! Hubungi kami melalui WhatsApp atau telepon di +62 888-1800-900 untuk informasi lebih lanjut tentang program kami.
Ayo bermain dan belajar bersama teman teman baru di Apple Tree Pre-School BSD, tempat di mana anak tumbuh cerdas dan bahagia! 🌟