Anak Sebagai “Carrier” Virus Corona?

Anak Sebagai "Carrier" Corona?

Corona atau Covid-19 bukanlah penyakit yang mudah disembuhkan. Bagi mereka yang terkena Covid-19 ini harus diisolasi selama 7 sampai 14 hari dari lingkungan sekitar. Tentunya ini merepotkan karena mereka tidak boleh bersosialisasi ataupun berkontak dengan orang lain karena penyakit ini sangat dengan mudah menular. Begitupun dengan anak yang dikabarkan anak berpotensi sebagai “carrier” virus corona.

Menurut Menurut Anies Baswedan, anak usia belia berpotensi besar menjadi pembawa (carrier) virus, meskipun tidak terdeteksi positif Corona. Selain itu, menurut South China Morning Post (SCMP), anak-anak memang berpotensi tertular virus corona seperti orang dewasa bahkan proporsi terinfeksi virus cukup tajam.

Maka dari itu, penting untuk melakukan social distancing terhadap anak-anak guna meminimalisir terkenanya virus berbahaya ini. Banyak langkah tegas yang sudah diambil oleh pemerintah untuk menyikapi hal ini. Salah satunya dengan memberlakukan Learning from Home. Kegiatan belajar-mengajar dilakukan secara jarak jauh melalui media online selama kurang lebih 2 minggu. Hal ini sebagai salah satu cara penerapan social distancing untuk menghindari kontak di lingkungan sekolah.

Selain itu ada beberapa hal yang bisa Moms lakukan agar si buah hati terhindar dari resiko terkena Corona. Yuk simak selengkapnya!

  1. Turut Menerapkan Social Distancing Di Lingkungan Rumah

Social distancing bukan berarti liburan sekolah ya Moms. Social distancing dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kontak fisik dengan orang lain di sekitar. Hal ini juga mendukung gerakan #dirumahaja yang sedang diterapkan saat ini. Di satu sisi, Moms juga bisa meluangkan waktu lebih untuk buah hati.

 

  1. Menggunakan Masker Bila Diperlukan

Jika terpaksa harus keluar rumah untuk keperluan mendesak ditambah harus membawa si anak, pastikan untuk menggunakan masker. Hal ini juga membantu untuk meminimalisir kontak langsung dan mencegah penyebara virus ketika berpapasan dengan orang sekitar. Moms bisa menggunakan surgical mask atau Masker N95 sesuai anjuran.

Masker bedah atau surgical mask merupakan masker sekali pakai yang umum digunakan. Masker ini mudah ditemukan dan nyaman dipakai sehingga banyak orang yang menggunakan masker ini saat beraktivitas sehari-hari.

Masker N95 adalah jenis masker yang dirancang khusus untuk menyaring partikel berbahaya di udara. Masker ini yang sebenarnya direkomendasikan untuk mencegah infeksi virus Corona. Namun, beberapa orang berpendapat masker ini kurang nyaman ketika digunakan dan relatif cukup mahal.

 

  1. Selalu Sedia Hand Sanitizer atau Alcohol

Tidak hanya ketika di luar rumah, hand sanitizer atau Alcohol 70% juga perlu digunakan ketika sebelum dan sesudah melakukan aktivitas seperti makan atau memegang benda yang berpotensi menjadi sarang bakteri. Si anak juga dapat diajarkan untuk selalu mencuci tangan sesuai anjuran supaya tangan bebas dari bakteri/virus. Si anak dapat mencuci tangan sambil menyanyikan lagu “Happy Birthday” sebanyak 2 kali.

 

  1. Menjaga Daya Tahan Tubuh

Imunitas tubuh anak juga merupakan hal yang sering cepat berubah. Untuk itu, tidak hanya melindungi si anak dari luar, tetapi juga dari dalam. Salah satunya adalah memberikan anak vitamin yang berfungsi sebagai penjaga imunitas tubuh. Vitamin C menjadi salah satu yang mampu menjaga imunitas tubuh agar si anak tidak mudah lesu.

Selain itu, selagi si anak berada di rumah, Moms bisa memberikan asupan makanan yang bergizi dan mengandung protein seperti telur, ikan, dan daging tanpa lemak.

 

  1. Menghindari Kontak Dengan Hewan

Corona diduga kuat berasal dari kelelawar dan ular yang disebarkan ke beberapa hewan mamalia dan reptil. Oleh karena itu, untuk saat ini hindari kontak dengan hewan sekitar untuk sementara waktu. Jika Moms memiliki hewan peliharaan di rumah, pastikan untuk melakukan vaksin supaya hewan tidak mudah terserang virus.

 

Itulah beberapa cara yang dapat Moms lakukan supaya si anak tidak menjadi sebagai carrier virus  corona. Pastikan anak dan seluruh keluarga tetap sehat selama masa social distancing ini ya Moms. Lebih baik mengantisipasi sebelum terlambat, salah satunya dengan #dirumahaja.

 

 

Exit mobile version