3 Tips Asyik Belajar Berhitung sambil Beraktivitas di Dapur

31 May 2017

Ada beberapa kemampuan dasar yang perlu dipelajari anak usia 2-6 tahun atau anak di usia TK, seperti membaca dan berhitung. Salah satu cara mempersiapkan hal itu yaitu dengan belajar sambil bermain. Misalnya dengan melakukan aktivitas bermanfaat bersama anak. Nah, tempat yang bisa dijadikan pilihan adalah aktivitas di dapur. Sepertinya akan menyenangkan belajar berhitung bersama anak di dapur. Apakah Anda tertarik?

Barangkali bagi sebagian orang tua, dapur bukan pilihan yang tepat. Apalagi di sana anak akan menemui benda-benda tajam, seperti pisau, api dari kompor, atau beragam benda yang bisa melukai mereka. Ayo, jangan terlalu terburu-buru menyimpulkan hal ini. Dengan persiapan yang matang, dapur dapat menjadi tempat yang aman bagi anak.

Sebelum mulai mempersiapkan aktivitas bersama si kecil di dapur, ada baiknya Anda memahami pengertian berhitung dulu. Berhitung artinya belajar mengenal urutan angka atau bilangan. Berhitung adalah bagian kecil dari matematika. Bahkan, berhitung bisa dibilang sebagai kemampuan dasar untuk mempelajari ilmu tersebut.

Berhitung untuk anak usia 2 sampai 6 tahun harus dikenalkan dengan cara yang asyik. Pastikan anak tidak terbebani ketika belajar berhitung. Hasil akhirnya, anak diharapkan sanggup mengenal urutan bilangan, menyebutkannya, juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.   

Menurut psikolog, anak usia 4 tahun sudah dapat menyebutkan urutan bilangan sampai 10, sedangkan anak berusia 5-6 tahun mampu menyebutkan bilangan sampai urutan ke-100. Anda pun dapat memberikan stimulus dini untuk belajar berhitung sejak usia anak 2-3 tahun. Contohnya dengan beraktivitas bersama mereka sambil mengenalkan urutan bilangan.

Aktivitas di dapur dapat menjadi kegiatan belajar sekaligus bermain yang mengasyikkan, lo. Ingat, jauhkan dulu semua benda tajam dari jangkauan anak. Kecilkan pula api di kompor Berikut ini beberapa tips belajar berhitung sambil beraktivitas di dapur:  

Source - pxabay

Source – pxabay

a) Bagi anak usia 2-3 tahun, kemampuan motorik tangan mereka masih lemah sehingga belum bisa memegang benda dengan kuat. Sebagai permulaan, berikan saja buku cerita bergambar yang bertuliskan angka-angka. Gambarnya harus besar dan berwarna terang agar anak cepat menghafal. Setiap kali Anda memasak, taruh buku tersebut di hadapannya. Anak bisa duduk di meja dekat dapur sambil diberitahu angka apa yang ada di buku cerita bergambarnya itu.

Source - pixabay

Source – pixabay

b) Ketika anak berusia 4 tahun, ini saatnya merancang satu permainan di dapur. Gunakan imajinasi Anda dengan menggunakan bahan masakan seperti sayur-mayur yang tersedia. Ajak anak belajar berhitung dengan sayur tersebut.

Misalnya ada 2 tomat, 5 wortel, 10 cabai merah, dan 1 ikat kangkung. Tunjukkan pada anak sambil ucapkan angka atau bilangannya dengan suara keras. Sesekali pakai suara seperti tokoh kartun favoritnya. Anak Anda pasti senang mendengarnya.  

Source - pixabay

Source – pixabay

c) Apabila anak telah berusia 5-6 tahun, dia dapat diajak menyiapkan masakan di dapur. Anda bisa membeli pisau yang ringan agar aman saat anak gunakan. Jika terlalu riskan memakai benda tajam, ajak anak membantu mencucikan sayur yang akan dimasak.

Minta anak mencucinya sambil menyebutkan berapa banyak jumlah sayur itu. Setelah itu, racik bumbu sambil siapkan alat untuk memasak. Ketika sedang melakukannya, ajak anak belajar menjumlahkan atau mengurangi dengan memakai benda di dapur. Hal ini bisa dilakukan oleh anak perempuan dan anak laki-laki.

Aktivitas memasak sambil belajar berhitung di dapur ini cocok dilakukan seminggu sekali, atau 2 kali dalam seminggu. Jangan terlalu sering agar anak tidak merasa bosan.

Aktivitas ini dapat pula dilakukan bersama sang kakak yang berusia di atas 6 tahun. Semakin banyak yang melakukannya, si kecil akan semakin menikmatinya. Hal ini juga bisa menumbuhkan keakraban antar anggota keluarga. Cukup mengasyikkan, bukan?

Leave a reply
Intip Trik Gaya Seleb Dunia Mendandani Anak Perempuannya, Yuk!Tips Mengasuh Anak Bagi Pasangan yang Telah Bercerai

Leave Your Reply

Your email address will not be published.

Free Call

We are pleased to answer all your questions

+62 888 1 800 900
Live Chat via Whatsapp!