7 Tips Menjaga Kesehatan Gigi Anak Agar Kuat

27 June 2019

Kesehatan gigi anak perlu diperhatikan sejak dini. Perawatan gigi perlu dilakukan sejak usia gigi susu tumbuh, yaitu rata-rata usia 6-7 bulan. Ini dapat mencegah terjadinya lubang pada permukaan gigi dan radang gusi. Cara merawat gigi akan menentukan kesehatan gigi saat ia dewasa.

Merawat gigi anak tentu berbeda dengan merawat gigi dewasa. Hal ini dikarenakan anak-anak belum bisa menyikat giginya. Maka, Anda dapat melakukan cara-cara menjaga kesehatan gigi anak seperti di bawah ini:

Bersihkan dengan kain kasa

Kesehatan Gigi Anak

pixabay.com

Untuk menjaga kesehatan gigi anak yang masih bayi, Anda membersihkan gigi dengan kain kasa. Caranya, lilit kain kasa di jari kelingking Anda. Celupkan kain ke dalam air hangat. Masukkan kelingking Anda ke mulut lalu gosok gusinya secara perlahan. Sebelumnya, pastikan jari Anda bersih.

Ajari anak untuk menyikat gigi

Anda bisa membiasakan anak-anak menyikat gigi dua kali sehari, yaitu sesudah sarapan dan sebelum tidur. Gunakan sikat gigi dan pasta gigi khusus anak yang tidak memiliki kandungan fluorida. Anda bisa membantunya menyikat gigi atau memberi contoh dengan melakukan sikat gigi di depan anak.

Makan makanan yang sehat

Kesehatan Gigi Anak

pixabay.com

Berikan anak Anda makanan yang kaya nutrisi agar giginya kuat. Makanan tersebut harus mengandung kalsium seperti ikan atau susu, dan flour seperti teh, sayuran hijau, dan daging sapi. Berikan vitamin A seperti wortel dan mineral seperti susu untuk pertumbuhan gigi anak.

Hindari makan makanan yang lengket di gigi seperti cokelat karena ini banyak menyisa di permukaan gigi. Hindari juga makanan manis seperti permen karena dapat meningkatkan risiko karies pada gigi.

Jadi orang tua yang higienis

Gangguan pada kesehatan gigi anak bisa disebabkan adanya bakteri yang ditransfer dari orang tua. Ini bisa terjadi karena kebiasaan menggunakan peralatan makan yang sama saat makan atau orang tua menjilat dot karena malas membersihkan.

Kurangi minuman manis

Kesehatan Gigi Anak

pixabay.com

Banyak anak yang harus tidur dengan minum susu melalui dot. Jika anak sering tertidur dengan botol berisi susu di dalam mulutnya, maka Anda harus segera mengubah kebiasaan yang merusak gigi ini.

Kandungan gula dalam susu dapat menyebabkan gigi berlubang. Tanda-tanda gigi akan berlubang adalah terjadi perubahan warna dan muncul lubang kecil di permukaan gigi. Anda bisa mengganti susu dengan air putih.

Selain itu, banyak orang tua yang berpikir bahwa jus baik untuk kesehatan, padahal kandungan gulanya bisa berbahaya bagi anak. Batasi pemberian jus yaitu tidak lebih dari 4 ons setiap harinya yang terbuat dari 100 persen buah. Jangan beri jus sebagai minuman yang rutin saat makan, tetapi berikan sebagai hadiah saja.

Hilangkan empeng di usia 2 atau 3 tahun

Terdapat banyak alasan yang bagus untuk membiarkan anak Anda menggunakan empeng. Tetapi, empeng ini dapat mengganggu susunan gigi dalam waktu yang lama. Ini juga dapat mengubah bentuk mulut. Sebaiknya konsultasikan hal ini kepada dokter gigi jika anak Anda masih menggunakan empeng di usia lebih dari 3 tahun.

Rutin periksa ke dokter gigi

Kesehatan Gigi Anak

pixabay.com

Untuk menjaga kesehatan gigi anak, disarankan untuk periksa ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali. Dokter akan memeriksa atau membersihkan karang gigi yang menempel pada gigi.

Untuk meningkatkan kesadaran menjaga kesehatan gigi anak perlu dilakukan secara perlahan. Anda bisa lakukan ini dengan cara yang menyenangkan seperti menyikat sambil bernyanyi atau memberi hadiah setelah ia berhasil sikat gigi. Anda juga harus melakukan kebiasaan-kebiasaan di atas karena anak akan mengikuti kebiasaan orang tuanya.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a reply
Mengenal 8 Tipe Kecerdasan, Si Kecil Tergolong yang Mana Ya?7 Cara Cerdas Memberi Obat pada Anak

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Free Call

We are pleased to answer all your questions

+62 888 1 800 900
Live Chat via Whatsapp!